Penataan Ulang Akses KA Feeder Whoosh di Stasiun Bandung: Semua Aktivitas Terpusat di Ruang Tunggu Baru

IMG 20260212 WA0003
Ada Pemindahan Kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi, KCIC Sesuaikan Jadwal Perjalanan.

Satusuaraexpress.co | Bandung — KCIC bekerja sama dengan KAI akan melakukan pengaturan ulang akses penumpang KA Feeder Whoosh di Stasiun Bandung, dengan menjadikan ruang tunggu baru sebagai pusat seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan. Lokasi ruang tunggu baru berada di sisi barat Stasiun Bandung, tepat di depan Masjid Al Mu’min, dan dapat dicapai melalui akses Pintu Utara Stasiun Bandung dari arah Jalan Kebon Kawung.

Ruang tunggu baru menawarkan area yang lebih luas dibandingkan fasilitas lama, dengan desain dan fasilitas yang lebih modern. Kapasitas tempat duduknya mencapai lebih dari 300 buah, meningkat signifikan dari sekitar 200 tempat duduk yang tersedia di ruang tunggu lama yang terletak di sisi timur stasiun.

Setelah implementasi pengaturan ulang, seluruh proses mulai dari tunggu, boarding, drop off, hingga pick up penumpang KA Feeder akan dilaksanakan secara otomatis di area baru ini.

Baca jugaKCIC Jaga Ketepatan Waktu Kereta Cepat Whoosh Tahun 2025 Meskipun Hadapi Banyak Gangguan Eksternal

Seiring beroperasinya ruang tunggu baru, akses lama KA Feeder yang berada di sisi timur dan selatan Stasiun Bandung tidak akan lagi melayani keberangkatan maupun kedatangan. Penyesuaian akses ini resmi diberlakukan pada awal Maret 2026.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menjelaskan bahwa informasi penting ini perlu diketahui oleh seluruh penumpang untuk menghindari keterlambatan, mengingat setiap jadwal KA Feeder telah diselaraskan dengan jadwal keberangkatan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang.

“Kami mengimbau penumpang Whoosh yang akan menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung agar mulai menyesuaikan keluar dan masuk kendaraan ke Stasiun Bandung melalui Pintu Utara dari Jalan Kebon Kawung,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Baca jugaKCIC Berlakukan Penyesuaian Jadwal Kereta Cepat Whoosh

Untuk memudahkan penumpang beradaptasi, KCIC dan KAI akan memasang rambu serta petunjuk arah di berbagai titik strategi di dalam dan sekitar Stasiun Bandung. Selain itu, juga akan ditempatkan petugas tambahan selama masa transisi, termasuk di area ruang tunggu lama untuk mengarahkan penumpang ke lokasi baru. Tujuan utama dari penataan akses ini adalah menciptakan pergerakan penumpang yang lebih tertib, aman, dan efisien, terutama pada jam sibuk.

“Dengan sentralisasi akses ini, alur penumpang menjadi lebih tertata serta dapat meningkatkan kenyamanan integrasi KA Feeder dengan Kereta Cepat Whoosh, seiring tingginya mobilitas penumpang,” tambah Eva.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *