Sidak Pasar Rawamangun: Stok Bahan Pokok Aman, Beberapa Komoditas Masih di Atas HAP

Screenshot 20260226 154017
Sidak Pasar Rawamangun: Stok Bahan Pokok Aman, Beberapa Komoditas Masih di Atas HAP.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional di Rawamangun, Jakarta Timur. Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit 3 Subdit I Indag Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rheditya Alfa Hendy, bertujuan memastikan harga dan stok bahan makanan pokok tetap terkendali menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026.

Dalam pengecekan tersebut, pihak kepolisian menggandeng Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk melakukan verifikasi langsung ke sejumlah lapak pedagang. Petugas meninjau beberapa komoditas utama, antara lain beras, minyak goreng, cabai, bawang merah, bawang putih, daging, telur, dan gula konsumsi. Selain memeriksa ketersediaan stok, petugas juga menanyakan secara langsung kepada para pedagang mengenai harga eceran terkini yang berlaku di pasar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari upaya antisipasi terhadap potensi lonjakan harga dan praktik penimbunan yang mungkin terjadi menjelang Lebaran.

Baca jugaSatgas Pangan Polda Metro Jaya Lakukan Pengecekan Harga Bahan Pokok

“Kami tidak akan menoleransi praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat. Distribusi harus lancar dan harga tetap terkendali menjelang Lebaran,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Hasil pengecekan menunjukkan kondisi stok bahan pokok relatif aman dan terjaga. Beras premium dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogram, sedangkan beras SPHP dibanderol Rp 12.500 per kilogram. Minyak goreng merk Minyakita tersedia dengan harga Rp 15.700 per liter sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan stok sebanyak 4.800 liter kemasan 1 liter dan 1.200 liter kemasan 2 liter.

Untuk komoditas lain, cabai rawit merah dijual Rp 110.000 per kilogram, cabai merah keriting dan merah besar masing-masing Rp 50.000 per kilogram, bawang putih Rp 50.000 per kilogram, serta bawang merah Rp 65.000 per kilogram.

Baca jugaPolda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya Menjelang Ramadan 2026

Sementara itu, daging ayam ras berharga Rp 40.000 per kilogram, daging sapi paha depan Rp 130.000 per kilogram dan paha belakang Rp 140.000 per kilogram, telur ayam ras Rp 32.000 per kilogram, serta gula konsumsi Rp 18.000 per kilogram. Meskipun stok cukup, sejumlah komoditas seperti ayam, telur, cabai, dan bawang masih tercatat berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP).

Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pengawasan terhadap pasar tradisional dan ketersediaan bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala hingga menjelang dan selama masa perayaan Lebaran, guna memastikan keamanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *