Satusuaraexpress.co | Jakarta — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, mengajukan usulan penetapan wilayah Manggarai sebagai kawasan prioritas keamanan terpadu. Langkah ini diperuntukkan untuk menghentikan aksi tawuran yang sering terjadi dan menjadi masalah berulang di daerah tersebut.
Menurut Wibi Andrino, penetapan Manggarai sebagai kawasan pengawasan khusus merupakan hal yang sangat mendesak. Alasannya, kasus tawuran terus muncul di titik yang sama, sehingga diperlukan kehadiran negara yang bersifat permanen dan tegas, bukan hanya bertindak secara reaktif setiap kali ada insiden.
“Koordinasi ideal dilakukan melalui patroli terpadu berkelanjutan antara Satpol PP DKI Jakarta dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan pembagian peran yang jelas,” ucap Wibi, Selasa (6/1/2026).
Baca juga : Maraknya Tawuran Awal Tahun 2026, DPRD DKI Dorong Evaluasi Bansos Keluarga Pelaku
Rencana kawasan prioritas keamanan terpadu di Manggarai akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung keamanan. Di antaranya adalah pos pengamanan yang beroperasi selama 24 jam non-stop, serta sistem CCTV yang terintegrasi dengan command center. Dengan demikian, proses pemantauan situasi dan penindakan terhadap pelanggaran dapat dilakukan dengan kecepatan tinggi dan berdasarkan data yang akurat.
Selain upaya pengamanan fisik, Wibi juga menekankan pentingnya melakukan intervensi sosial yang serius dan menyeluruh. Langkah-langkah yang akan dilakukan meliputi pemetaan aktor inti yang terlibat dalam tawuran, pembinaan pemuda secara berbasis wilayah, hingga melibatkan tokoh masyarakat dan keluarga pelaku. Semua upaya ini akan dilakukan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Prinsipnya jelas, tidak ada kompromi bagi pelaku dan tidak boleh lagi ada penanganan yang bersifat sementara,” tandas Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.













