BNN Gelar Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Berlan untuk Putus Rantai Narkoba

IMG 20260105 WA0002
Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Yuki Ruchimat (kiri) memberikan sembako kepada masyarakat.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Direktorat Peran Serta Masyarakat menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kampung Berlan, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Kegiatan yang berfokus pada peningkatan ekonomi produktif ini dijalankan sebagai langkah strategis untuk memutus rantai penyalahgunaan narkoba di kawasan yang dinilai rawan masalah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Yuki Ruchimat, menyampaikan sambutan yang menekankan bahwa permasalahan narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa yang memerlukan sinergi dari seluruh lapisan masyarakat.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergitas positif baik dari sektor pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, serta seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya, Senin (5/1/2026).

Baca juga : Deretan Pasal Kontroversial KUHP dan KUHAP yang Berlaku Hari Ini, Salah Satunya Penghinaan Terhadap Presiden dan Wapres

Ia juga menjelaskan bahwa program pemberdayaan ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin ketujuh yang mengarah pada penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta upaya pencegahan korupsi dan narkoba. Selain itu, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian upaya penegakan hukum yang telah dilakukan sebelumnya di wilayah tersebut.

“Tujuannya adalah membangun ketahanan warga di Kebon Manggis ini, sehingga kedepannya masyarakat lebih tanggap siaga terhadap ancaman bahaya peredaran gelap narkoba,” tambah Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN.

Senada dengan hal itu, Lurah Kebon Manggis, Fera Riana Sari, menyambut baik inisiatif yang dilakukan BNN dan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BNN, perangkat RW, RT, serta tokoh masyarakat setempat. Ia menyampaikan harapan agar program pemberdayaan ini dapat memberikan alternatif ekonomi yang stabil dan legal bagi warga kawasan.

“Harapan Kami, khususnya untuk RW 03, bisa bebas dari narkoba dan kegiatan ini bisa berkelanjutan di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Melalui rangkaian pelatihan keterampilan vokasional dan pengembangan sektor kewirausahaan, BNN berharap masyarakat Kampung Berlan mendapatkan dorongan yang kuat untuk meninggalkan segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan narkoba, guna mewujudkan cita-cita “Indonesia Bersih Narkoba” (BERSINAR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *