Satusuaraexpress.co|Jakarta – Perwakilan Daerah Federasi Serikat Pekerja transportasi Indonesia (FSPTI) – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DKI Jakarta dan seluruh serikat pekerja afiliasinya yang terdiri dari transportasi darat dan pekerja bongkar muat pelabuhan tanjung priok yang hari ini menggelar aksi unjuk rasa di Balaikota DKI Jakarta pada Senin, 17 November 2025.
Dikatakan Pandu Apriano ​sekjen FSPTI – KSPSI, aksi unjuk rasa yang dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, dengan agenda utama menuntut penetapan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta untuk tahun 2026 sebesar 10,5%.
2. Struktur skala upah dibidang transportasi darat baik di PT Transportasi jakarta , jacklingko seluruh koperasi dan para supir truck dan angkot yang berada dijalan jalan.
3. Memberikan kopensasi layak terhadap pengemudi jacklingko yang sudah berumur karena mereka harus menghidupkan keluarganya dan sebagai bukti kepedulian pemerintah Jakarta terhadap mereka
4. BPJS jaminan hari tua JHT harus ada karena meraka dinilai berjuang untuk pelayanan masyarakat DKI Jakarta
5. Upah TKBM ( tenaga bongkar muat) Pelabuhan Tanjung priouk, berikut untuk Up skillnya.
6. Menyampaikan kepada gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar tidak tembang pilih kasus dan segera mendorong manajemen transjakarta agar terus usut tuntas dugaan praktek gratifikasi yang dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab, karena sangat berdampak buruk terhadap nama baik perusahaan transjakarta
7. Kenaikan upah sektoral transportasi sebesar 9%
Dikatakan Sekertaris FSPTI – KSPSI DKI jakarta Pandu Apriyanto semoga dengan adanya aksi unjuk rasa ini pemerintah lebih peka akan situasi kaum buruh dan bisa tegas untuk mengusut tuntas oknum yang melakukan praktek gratifikasi.
” Semoga pemerintah lebih peduli dengan nasib kaum buruh dan harus benar – benar serius mengusut tuntas dugaan praktek gratifikasi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.” Pungkasnya.













