Ikatan Pelopor Penerus Reformasi Undang Elemen Sipil Jihad Demokrasi dan Menolak Reformasi Polri

demo ilustrasi unjuk rasa
Ilustrasi unjuk rasa.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Ikatan Pelopor Penerus Reformasi mengundang semua elemen sipil yang tergabung dalam aksi Jihad Demokrasi dan Menolak Reformasi POLRI. Aksi akan dilaksanakan pada Kamis (18/9/2025) pukul 11.00 WIB-Selesai berlokasi di depan Istana Negara.

Adapun beberapa poin tuntutan sebagai berikut:

1. Kami menolak dengan tegas istilah Reformasi Polri sebab menurut hemat kami Polri butuh penguatan sistem (restoratif) bukan perombakan total (reformatif).

2. Kami meninta agar DPR-RI sebagai badan legislasi terus menjaga POLRI dan TNI agar tetap independent, transparan serta profesional dan jadi pilar demokrasi dan kedaulatan bangsa.

3. Kami meminta Presiden agar tidak membentuk TIM REFORMASI POLRI namun membentuk TIM RESTORASI POLRI karena POLRI butuh renovafatif bukan reformatif secara fundamentalistis.

4. Kami mengusulkan agar KOMPOLNAS saja sebagai _ad hoc_ yang mengawasi kinerja Kepolisian dan meminta Presiden membentuk badan pengawasan kinerja pertahanan dan TNI.

5. Kami meminta komisi III DPR-RI segera membahas RUU KHUP dan Memberikan batasan penyilidikan dan penuntutan antara kinerja Kepolisian & Kejaksaan sehingga tidak ada gesekan antara institusi negara.

6. Kami mendesak Presiden Republik Indonesia agar RUU Kepolisian segara disahkan menjadi UU.

7. Kami dengan tegas menyampaikan agar supermasi sipil sebagai syarat mutlak demokrasi agar dijaga bersama semua komponen bangsa.

8. Kami mendesak Presiden Republik Indonesia agar mencopot menteri pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin karena menurut kami beliau anti demokrasi dan berjiwa militerisme.

9. Kami meminta komisi I dan Komisi III DPR-RI untuk aktiv dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja TNI serta Kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *