Berita  

Beli Pertalite Bisa Pakai QR Code, Pertamina: Efektif Untuk Kontrol Kuota Subsidi

Pasca Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Pastikan Pasokan BBM Nasional KlikPositif 290321125544
BBM (ilustrasi) (net)

Jakarta, Satusuaraexpress.co – PT Pertamina (Persero) akan menerapkan sistem QR Code dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di beberapa daerah, seperti Aceh dan Kepulauan Riau.

Menurut Vice President Corporate PT Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, sistem ini mengikuti keberhasilan penerapan QR Code pada pembelian Solar.

“Solar telah sepenuhnya menggunakan QR Code, dan itu terbukti efektif dalam mengontrol kuota BBM subsidi,” ujarnya di Jakarta, Rabu, usai membuka Kick Off AJP 2024.

Fadjar menjelaskan bahwa Pertamina akan melaksanakan skema QR Code secara bertahap di berbagai wilayah.

“Kami tidak dapat menerapkan sistem ini secara keseluruhan sekaligus. Kami akan memulainya di kota-kota yang telah disebutkan,” tambahnya.

Langkah ini diambil setelah keberhasilan penerapan QR Code pada pembelian

BBM jenis Solar. Pertamina kini sedang gencar melakukan sosialisasi dan pendataan untuk pembelian Pertalite melalui QR Code, dengan harapan agar masyarakat yang terdaftar dapat dijangkau lebih luas dan sesuai dengan target.

“Kami berharap sistem ini dapat membantu menjaga kuota BBM subsidi. Dengan begitu, masyarakat juga dapat lebih terbiasa dengan mekanisme ini,” jelas Fadjar.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Utara telah memulai sosialisasi penggunaan QR Code untuk pembelian Pertalite subsidi di wilayah Kepulauan Riau.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menjelaskan bahwa penerapan ini bertujuan memastikan penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran dan menghindari penyelewengan.

“Penggunaan QR Code untuk konsumen Pertalite akan mulai berlaku pada Oktober 2024,” ungkap Satria. Ia juga menambahkan bahwa pendataan melalui QR Code tidak akan membatasi jumlah pembelian BBM Pertalite subsidi.

Realisasi Belanja Subsidi

Pemerintah telah membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp77,8 triliun periode Januari hingga Mei 2024. Realisasi belanja ini adalah subsidi untuk BBM.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, realisasi belanja subsidi untuk BBM pemerintah dari APBN mengalami kenaikan 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy).

“Realisasi subsidi (BBM) mencapai Rp77,8 triliun, meningkat 3,7 persen dibandingkan Mei tahun lalu yang sebesar Rp75,1 triliun,” ujar Menkeu dalam konferensi pers APBN Kita, di Jakarta, Kamis, 27 Juni 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *