Satusuaraexpress.co | Jakarta, — Forum Mahasiswa dan Rakyat Indonesia dijadwalkan menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Aksi tersebut disebut akan diikuti sekitar 15 orang dengan Rafli Maulana Nasyari sebagai penanggung jawab. Mereka membawa tuntutan agar dugaan penyimpangan atau korupsi terkait anggaran promosi dan sponsorship Bank Jakarta diusut secara menyeluruh.
Sorotan terhadap anggaran promosi dan sponsorship Bank Jakarta muncul di tengah berbagai kerja sama promosi yang memang dilakukan bank tersebut. Pada 2026, Bank Jakarta tercatat menjalin kerja sama sponsorship dengan Pelita Jaya Jakarta, yang mencakup eksposur merek, materi promosi, aktivasi branding, dan kolaborasi konten digital.
Bank Jakarta juga memiliki berbagai program promosi kepada masyarakat, termasuk program dalam rangka HUT ke-81 RI.
Namun, tuduhan korupsi yang menjadi materi aksi tersebut perlu dibedakan dari kegiatan sponsorship/promosi yang secara resmi diumumkan. Sampai saat ini, informasi yang tersedia mengenai rencana aksi tersebut belum dengan sendirinya membuktikan adanya tindak pidana.
Karena itu, tuntutan massa aksi diperkirakan akan menitikberatkan pada aspek transparansi, akuntabilitas, serta pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran promosi dan sponsorship.
Aksi di depan Balai Kota ini juga berpotensi menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan badan usaha milik daerah dan penggunaan anggaran yang berkaitan dengan kepentingan publik.
Pertanyaan besarnya kini: sejauh mana anggaran promosi dan sponsorship Bank Jakarta telah direncanakan, digunakan, serta dipertanggungjawabkan secara transparan?













