Satusuaraexpress.co | Jakarta – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, memastikan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan, utamanya beras bagi korban banjir wilayah Jabodetabek. Per orang akan menerima 1/4 kilogram atau 250 gram beras, yang akan disalurkan melalui Perum Bulog.
Bantuan ini sudah diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 30 Tahun 2023 tentang penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk bencana dan keadaan darurat.
Baca juga : BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Akan Terjadi Hingga 11 Maret 2025
Bantuan beras akan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang tersedia sekitar 1,95 juta ton per 27 Februari 2025 dan akan diberikan berdasarkan laporan dari Pemerintah Daerah (Pemda) atau data dari Bapanas. Walaupun belum menyebut tanggal pastinya, Bapanas memastikan akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban banjir.
“Itu otomatis setiap daerah yang terkena musibah atau disaster itu Badan Pangan sudah punya. Bisa pakai CBP. Jadi biasanya dari Pemerintah Daerah itu ngasih ke kita lokasi ini, ini, ini atau kita yang proaktif, setelah itu ada hitungannya,” ujar Arief.
Baca juga : Selain Sunnah, Kurma Punya Berbagai Manfaat Untuk Kesehatan Loh
Adapun, bantuan diprioritaskan untuk daerah yang terdampak paling parah, seperti Bekasi, Jakarta Timur dan Tangerang yang mengalami genangan cukup tinggi. Posko-posko darurat juga telah didirikan untuk mempermudah distribusi pangan dan logistik bagi para pengungsi.
Bapanas memastikan distribusi bantuan akan terus berlanjut selama situasi darurat masih berlangsung. Selain itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan langkah pemulihan pascabanjir, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan jangka panjang.













