BP3MI Sumut-Polres Batu Bara Gagalkan Keberangkatan 33 CPMI Ilegal ke Malaysia

IMG 20250303 WA0000
BP3MI Sumut-Polres Batu Bara Gagalkan Keberangkatan 33 CPMI Ilegal ke Malaysia.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara dan Satreskrim Polres Batu Bara melakukan pencegahan pengiriman 33 orang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal dan satu anak yang akan berangkat ke Malaysia.

Kabar keberangkatan puluhan CPMI ini diterima Polres Batu Bara Sumut. CPMI akan berangkat ke Malaysia pada 26 Februari menggunakan kapal laut.

“Pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2025 sekitar pukul 05.00 WIB, personel Satreskrim Polres Batu bara mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada diduga CPMI ilegal yang akan berangkat ke Malaysia menggunakan kapal jalur laut,” tulis BP3MI Sumut lewat pesan elektronik yang diterima di Jakarta, Senin (3/3/2025).

Baca juga : Gagal Jadi Polwan Karena Tinggi Badan, Wanita Asal Sumut Ini Justru Jadi Letnan Kolonel di Amerika Serikat

Tim Polres Batu Bara kemudian bergerak dan melakukan pencegatan terhadap kapal tanpa nama yang mengangkut puluhan CPMI ilgel tersebut.

“Tim bergerak ke arah Gambus laut setibanya di daerah Sungai Pematang Polong Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara diketahui sebuah kapal KM tanpa nama mengangkut orang yang diduga CPMI ilegal,” tulis BP3MI Sumut.

Tim Polres Batu Bara dan BP3MI Sumut kemudian mengamankan tiga orang anak buah kapal (ABK) yang berperan memberangkatkan puluhan CPMI, termasuk para korban. Tiga ABK sudah diamankan ke Mako Satreskrim Polres Batu Bara.

Baca juga : Kades Kohod Sanggupi Ganti Rugi Rp 48 Miliar? Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Polri Usut Sampai Tingkat Dewa

Terpisah, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengingatkan agar masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri untuk mengikuti prosedur.

Menurut Menteri Karding, jika masyarakat mengikuti prosedur yang ada, pemerintah bisa membantu melindungi keselamatan mereka saat berada di luar negeri.

“Kami meminta untuk seluruh warga yang mau bekerja di luar negeri supaya bisa mengikuti jalur resmi agar negara bisa memberikan pelindungan secara maksimal,” ucap Menteri Karding beberapa waktu lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *