Berita  

Gegara BBM Naik Tarif, Driver Ojol di Jakbar Merugi dan Tagih Janji Pemerintah

IMG 20220905 WA0000

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Driver ojol di Jakarta Barat mengaku merugi akibat harga BBM naik. Hal itu lantaran ongkos yang dikeluarkan untuk bensin tidak sebanding dengan pemasukan yang didapat.

“Masalahnya (harga) BBM naik tarif. Biasa ngisi (bensin) Rp15.000, sekarang Rp20.000. Jadi pendapatan kita jauh dari sebelumnya akibat BBM dinaikan,” kata pengemudi ojol, Hendra, Senin 9 Agustus 2022.

Para pengemudi ojol lantas saja menagih janji  pemerintah untuk menaikkan tarif ojek online yang sempat ditunda beberapa waktu lalu.

Pascakenaikan harga BBM pada Sabtu 3 Agustus 2022, mereka mengaku bisa mengalami penurunan pendapatan hingga 30 persen diakibatkan harga Pertalite yang naik.

“Tarifnya disesuaikan Pak, jadi kalau (harga) BBM naik tarif. Tarif ojol juga harus naik. Sebab kalau dihiitung Rugi 2 hari ini, bensinnya keluarnya banyak pendapatannya sedikit,” kata pengemudi ojol lain, Muslim.

Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan harga BBM naik pada Sabtu 3 Agustus 2022. Kenaikan harga berlaku terhadap BBM bersubsidi dan non-subsidi.

Sejumlah BBM yang dinyatakan naik yakni Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter. Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Lalu Pertamax non subsidi dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Penulis: Herpal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *