Jakarta, satusuaraexpress.co — Pandemi virus corona (SARS-CoV-2) memunculkan alternatif pembelajaran selain tatap muka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk siswa tahun ajaran 2020/2021.
Demi mengerem laju penyebaran virus penyebab Covid-19, tetap berada di rumah dan tak menimbulkan kerumunan atau perkumpulan orang dalam jumlah banyak menjadi salah satu langkah pencegahan. Pelbagai aktivitas pun kini dilakukan secara daring, termasuk kegiatan belajar.
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbud Jumeri mengimbau pihak sekolah untuk memanfaatkan pembelajaran daring atau elektronik sebagai pengganti pembelajaran tatap muka.
“Kami mengajak para pendidik dan peserta didik serta orang tua untuk memanfaatkan kanal atau alternatif pembelajaran yang dihadirkan oleh Kemendikbud,” tutur Jumeri melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (29/12).
Bagi sekolah yang tak bisa menjalankan pembelajaran tatap muka, Jumeri mengatakan masih ada dua alternatif pembelajaran jarak jauh yakni melalui pembelajaran daring dan TVRI. Program Belajar dari Rumah (BDR) di TVRI akan kembali tayang mulai Januari hingga Maret 2021 setiap Senin-Jumat pukul 08.00 sampai 11.30 WIB. Tak seperti sebelumnya, mulai tahun depan program BDR hanya akan meliputi siswa PAUD dan SD.
“Tayangan untuk SD mengikuti modul pembelajaran sesuai kurikulum (darurat) dengan mengutamakan pemenuhan kompetensi literasi, numerasi dan penguatan karakter,” jelas Jumeri.













