Satusuaraexpress.co | Jakarta — Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengungkapkan bahwa rencana revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) telah memasuki tahap perencanaan yang akan segera diikuti dengan proses pengerjaan fisik.
Dalam kesempatan tersebut, ia secara tegas mewanti-wanti agar langkah revitalisasi tersebut tidak menyimpang dari tujuan utama TMR sebagai ruang rekreasi yang bersifat edukatif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Yang terpenting, harga tiket harus tetap terjangkau dan Ragunan bisa terus dinikmati oleh warga Jakarta, dari lapisan paling bawah hingga paling atas,” jelas Yuke, Selasa (27/1/2026).
Deskripsi kondisi TMR saat ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap destinasi rekreasi yang menyediakan nilai edukasi sekaligus biaya yang tidak memberatkan. Angka kunjungan yang bahkan pernah melampaui empat juta orang per tahun menjadi bukti konkret dari keberadaan TMR sebagai salah satu taman hiburan rakyat dengan aksesibilitas ekonomi yang tinggi.
Baca juga : DPRD DKI Jakarta Mengesahkan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah
Menurut Yuke, TMR dapat dianggap sebagai satu-satunya taman hiburan rakyat yang menawarkan biaya masuk sangat terjangkau. Selain berperan sebagai kawasan konservasi satwa, lokasi ini juga menyediakan ruang terbuka hijau yang luas. Di sinilah masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas rekreasi seperti berkumpul bersama keluarga, melakukan piknik, dan sekaligus memperoleh pengetahuan melalui pengamatan langsung terhadap berbagai jenis satwa yang ada.
Potensi besar TMR untuk terus menarik pengunjung tidak dapat disangkal, mengingat kawasan ini mencakup area hutan kota yang luas. Namun demikian, penataan yang matang serta peningkatan sarana dan prasarana menjadi hal yang krusial untuk menjamin kenyamanan setiap pengunjung.
“Yang perlu kita telaah adalah revitalisasi apa saja yang dibutuhkan, termasuk peningkatan fasilitas pendukung dan akses transportasi. Letaknya berada di pinggiran Jakarta Selatan, sehingga bagi warga dari wilayah lain perlu usaha ekstra untuk menjangkaunya,” pungkas Yuke.













