Berita  

ASN Di Kota Medan Bersikap Tidak Netral, Ini Respon Bobby Nasution

Lagi dipanggil inspektorat, sudah dipanggil Bawaslu juga.

IMG 20210421 162210
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku akan memperbaiki hubungan dengan wartawan setelah terjadi insiden pengusiran dua jurnalis oleh pengawalnya.

Satusuaraexpress.co  ~ Wali Kota Medan Bobby Nasution menyatakan bertanggung jawab atas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan jika ada yang bersikap tidak netral menjelang Pilpres 2024.
Hal ini terkait beredarnya video Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kota Medan yang juga menjabat Sekretaris Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan Andy Yudhistira mengajak kepala sekolah memilih pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Lagi dipanggil inspektorat, sudah dipanggil Bawaslu juga. Begitu ada video tersebut saya perintahkan untuk ditindaklanjuti. Sudah dipanggil hari ini,” kata Bobby Nasution di Medan, Rabu (17/1).

Bobby mengakui sudah sering menyampaikan kepada seluruh ASN di Pemko Medan agar menjaga netralitas pada Pilpres 2024.

“Saya sampaikan ke ASN untuk paslon agar netral. Selebihnya saya sampaikan juga bagaimana ASN kita dalam pilpres, pileg ini harus netral, selebihnya ini tanggung jawab kami, tanggung jawab saya sebagai wali kota,” ujarnya.

Bobby menyatakan ikut bertanggung jawab jika masih ada ASN yang bersikap tidak netral.”Saya sampaikan kalau kami dari Pemko Medan sepakat untuk ke paslon netral, ASN netral dan saya sampaikan kalau ada hal-hal seperti itu maka ini tanggung jawab pimpinannya, dalam hal ini juga saya bertanggung jawab,” sebutnya.

Menurut Bobby, Inspektorat tengah bekerja memeriksa Andy Yudhistira terkait video viral tersebut. Jika terbukti bersalah tentu ada sanksi yang akan diberikan.

“Kalau sanksi dari internal kami pasti nanti hasil pemeriksaan inspektorat. Selama ini juga seluruh ASN teman-teman bisa lihat kalau ada yang melanggar saya enggak pernah mengambil tindakan yang semena-mena. Tapi hasil dari pemeriksaan inspektorat. Kecuali korupsi, kalau terbukti itu bisa kita ambil tindakan langsung. Untuk hal seperti ini harus didalami pemeriksaannya,” kata Bobby.

Video Andy Yudhistira diduga mengajak para kepala sekolah memilih pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 viral di media sosial.

Video itu diunggah oleh akun @KingPurwa di media sosial X dengan menuliskan keterangan :”Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Medan, sekaligus Sekjen PGRI kota Medan (ASN), mengampanyekan supaya Kepsek Kota Medan untuk mendukung paslon 02″.

Dalam video yang beredar tampak Sekjen PGRI Kota Medan itu tengah memberikan arahan kepada sejumlah orang di ruangan tertutup. Pria tersebut menyebutkan bahwa saat ini Prabowo Subianto masih memiliki kekuasaan karena menjabat Menteri Pertahanan RI. Sedangkan Gibran Rakabuming Raka adalah anak Presiden Jokowi.

“Tapi yang nomor dua ada dalam kekuasaan, apa kekuasaannya? Pak Prabowo itu Menteri Pertahanan. Mas Gibran itu adalah anak dari presiden yang sampai saat ini sampai bulan 10 nanti sama, pak wali kota,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu juga, dia mengakui PGRI mengarahkan para kepala sekolah dalam pemilu. Menurutnya, jika memilih pasangan nomor urut 02 lebih menguntungkan, alangkah baiknya dipilih.

“Jadi bapak, ibu pertanyaan saya bapak ibu pak Andi, pak Surianta mengarahkan PGRI ke politik. Benar kita arahkan ke politik tapi kita tidak dalam politik itu. Kita bukan mencalonkan bapak ibu. Tapi selagi politik bisa menguntungkan kepentingan kita mengapa tidak? Dan saya tanya ada tidak dalilnya dosa? Kalau dalilnya dosa kita mundur,” katanya.

“Itu aja saya rasa, itulah komitmen yang harus kita pegang. Makanya kami harapkan bapak ibu hari ini teman-teman kita semua cabang hadir hampir 44 persen dari cabang. Ada 7 orang yang benar-benar komitmen tegak lurus sama kita,” sebutnya.

Tak hanya itu, dia juga mengingatkan orang-orang yang hadir di ruangan itu bahwa Benny Sinomba yang menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, saat ini merupakan saudara dari Bobby Nasution.

“Bapak ibu kita Dinas Pendidikan itu dalam satu keluarga harus kita pahami. Kita sampaikan tadi calon presiden itu nomor 2 pak Prabowo dan mas Gibran. Bapak Wali Kota itu Bobby Nasution, mas Gibran itu adalah kakak iparnya, Abang kandung istrinya. Kadis Pendidikan Kota Medan itu adik kandung dari Wali Kota Medan. Dari mamaknya. Jadi ini ada hubungan keluarga yang sangat erat,” urainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *