Berita  

Bentrokan Antara Massa Pro-Palestina dan Pro-Israel di Bitung Sulawesi Utara Menyulut Keresahan

images 1
Ilustrasi Tawuran. Foto: Internet/nusadayli.

Sulut, Satusuaraexpress.co – Bentrokan dua kelompok massa di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) ternyata mengatasnamakan organisasi masyarakat yang pro Palestina dan pro Israel.

Berdasarkan informasi yang diterima, bentrokan terjadi di tengah-tengah masyarakat pada Sabtu (25/11/2023) sore hari.

Namun, sampai saat ini pemicu pasti dari bentrokan tersebut masih belum jelas dan tengah menjadi fokus penyelidikan aparat keamanan setempat.

Dalam upaya meredam situasi, aparat gabungan TNI-Polri segera turun tangan dan mengambil langkah-langkah tegas untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Sejumlah video amatir merekam momen-momen ketegangan tersebut dan dengan cepat menyebar melalui berbagai platform media sosial, salah satunya di laman X pada akun @jthr22.

“Kota Bitung, Sulawesi Utara memanas. Kubu Israel dan Palestina bertemu,” tulisnya.

Video tersebut menunjukkan kelompok massa berteriak dan berlarian di jalan, membawa bendera dengan perpaduan warna biru dan putih, yang menyerupai bendera Israel.

Belum ada laporan resmi terkait korban atau kerusakan materiil akibat kericuhan ini, namun situasi ini tentu meninggalkan dampak yang cukup signifikan pada keseharian warga Bitung.

Masyarakat secara umum mengecam tindakan kekerasan dan menyuarakan kebutuhan untuk memahami perbedaan pandangan secara damai.

Polarisasi terkait konflik internasional, seperti Israel – Palestina, tampaknya turut memperkeruh suasana di beberapa wilayah di Indonesia.

Peristiwa ini menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya dialog antar-masyarakat dan pemahaman yang lebih mendalam terkait isu-isu global.

Sementara penyelidikan masih berlangsung, masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu ketegangan lebih lanjut.

Kami akan terus memberikan informasi terkini seiring dengan berjalannya waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *