Berita  

Marak Warga Komplain Air Mati, Wartawan Mau Liput Malah Diintimidasi Satpam PDAM Jakbar

IMG 20220829 WA0035
di PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) yang beralamat di Jalan Perdana Nomor 4, Jelambar, Jakarta Barat (foto: Satusuaraexpress.co)

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Sejumlah warga berduyun-duyun mendatangi kantor Perusahaan Daerah Air Minum di Jalan Perdana No 4 Jelambar, Jakarta Barat. Kedatangan warga tersebut untuk mengkomplain air yang mati.

Salah satunya air mati di rumah warga kecamatan Cengkareng yang tidak mau disebutkan namanya.

“Hampir satu bulan mati, padahal saya sudah bayar. Lancar kalau bayar setiap bulanya,” ucap salah seorang yang tidak mau disebut namanya kepada Satusuaraexpress.co, Senin 29 Agustus 2022.

Namun begitu, salah seorang petugas Satpam bernama Feriandi melakukan intimidasi saat hendak dikonfirmasi. Ia berkali-kali meminta agar rekaman dimatikan

“Recordernya matikan, recordernya matikan. Saya tidak punya wewenang untuk menjawab ini,”ucapnya dengan nada membentak.

IMG 20220829 WA0034
Sejumlah warga melakukan komplain ke PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) (foto: Satusuaraexpress.co)

Sebelumnya, Feriandi mengarahkan seluruh wartawan yang mau mencari berita segera mendatangi bagian Humas di Wilayah Petojo. Namun, ia tidak merinci nama Humas tersebut.

“Ini sudah aturan disini. Saya hanya diperintah kalau ada wartawan harus ke Humas. Saya tidak bisa sebutin siapa yang perintah ini,” tambahnya off the record

Hal senada juga disampaikan seorang ibu yang tidak mau menyebut nama. Ia mengaku jika air di rumah nya mati sudah sejak lama.

“Sementara saya bayar rutin setiap bulan tidak pernah telat. Ini ada apa? Saya sudah bukak balik terus kesini tapi cuma disuruh tunggu saja. Alasan pihak disini lagi diproses katanya, lagi di input,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *