Berita  

Diduga Mau Ditembak Mati Bos Hotel di Jakpus, Pelapor Minta Polisi Tangkap Pria Bersenpi

Tembak mati ilustrasi 1 1

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Pemilik salah satu Hotel di wilayah Mangga Besar berinisial JT masih bebas beraktifitas meski sudah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat atas kasus pengancaman dengan Nomor Laporan : LP/B/334/II/2022/SPKT/POLRES JAKPUS/PMJ.

JT diduga melakukan pengancaman kepada pelapor, Iwan Tahapari dengan menggunakan senjata api.

Peristiwa tersebut terjadi ketika pelapor hendak menjalankan tugas penagihan uang penjualan sendal sepatu senilai Rp 3,2 miliar.

“Disitu, JT mengeluarkan senpi dari dalam tasnya sambil berteriak dan mengancam mau tembak mati saya dan teman-teman,” kata korban dengan sapaan Iwan Ambon saat dikonfirmasi Satusuaraexpress.co, Senin 29 Agustus 2022.

Iwan menjelaskan, peritiwa yang sempat mengancam keselamatanya itu dilaporkanya pada 15 Februari 2022 lalu. Namun, terlapor JT sampai saat ini belum juga dilakukan penangkapan oleh Polisi.

Kata Iwan “Penyidik sudah melakukan gelar perkara dengan bukti rekaman CCTV dan hasilnya tidak cukup bukti.

Selain dinilai gelar perkara yang sepihak, Iwan menyayangkan Polisi tidak mengusut senjata api yang dikeluarkan JT saat itu.

Ia pun berencana dalam waktu dekat akan membuat laporan lanjut ke tingkat Polda sampai Mabes Polri.

Satusuaraexpress.co sudah menghubungi Polres Metro Jakarta Pusat, namun hingga berita ini diterbitkan Kanit Reskrim, AKP Suminto tidak mau memberikan jawaban.

Sementara, Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) sekaligus Pakar Hukum dan Pidana, dr. Muhammad Nurul Huda, SH.,MH menanggapi gelar perkara tersebut.

Menurutnya, gelar perkara seharusnya Pihak Kepolisian mengundang Pelapor dan Terlapor. Bukan dengan cara sepihak.

“Gelar perkara atau biasa disebut dengan ekspos perkara juga harus dihadiri langsung oleh pihak pelapor dan terlapor. Tidak boleh diwakilkan oleh pihak lain,” tutupnya.

Writer: Herpal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *