Bermain di Liga 2 2022/2023, Pemain Persiraja Wajib Tutup Aurat

Screenshot 20220831 085237 Chrome

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Persiraja Banda Aceh dijadwalkan akan menjamu PSMS Medan pada laga perdana Liga 2 tahun 2022 pada 5 September 2022 mendatang.

Menyongsong tarung pembuka di kasta kedua kompetisi sepakbola Tanah Air tersebut, Persiraja sudah mulai melakukan seleksi pemain sejak, Rabu (24/8/2022).

Pada seleksi hari pertama di Lapangan Karya Utama Lamreung, Aceh Besar itu, terjaring 22 pemain dari 50 peserta yang berhak ikut seleksi tahap kedua.

Seleksi tahap kedua dijadwalkan akan dilaksanakan pada Kamis (25/8/2022) besok, di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh.

Menjelang partai kandang melawan PSMS Medan tersebut, Persiraja Banda Aceh ternyata sudah menyiapkan seragam khusus.

Presiden Persiraja Banda Aceh, Zulfikar SBY menyatakan, kala menjamu ‘Ayam Kinantan’–julukan PSMS, semua pemain Persiraja diharuskan menggunakan seragam khusus.

Yakni para pemain Lantak Laju wajib memakai celana lejing untuk menutupi aurat saat bertanding di lapangan.

“Kepada para pemain yang lulus seleksi besok, juga wajib untuk menggunakan lejing,” kata Zulfikar SBY di sela-sela seleksi pemain di Lapangan Karya Utama Lamreung, Aceh Besar, Rabu (24/8/2022).

Peraturan menggunakan celana legging ini diminta langsung oleh Presiden Persiraja, Zulfikar SBY.

Ia menerangkan, kewajiban pemain memakai legging untuk menjaga identitas Aceh.

“Aceh adalah daerah yang menjunjung tinggi syariat Islam. Makanya, semua pemain Persiraja diwajibkan memakai celana legging saat bertanding untuk menutup auratnya,” ujar Zulfikar SBY.

Selain masalah menutup aurat, para pemain Persiraja juga diminta menghindari perbuatan yang melanggar syariat.

Seperti berzina, berjudi, serta melakukan kemaksiatan lainnya.

“Terus jaga shalat lima waktu agar Allah SWT menurunkan pertolongan kepada kita,” ajaknya.

“Jangan berzina, jangan berjudi, karena itu menjadi dampak buruk bagi kita,” pesan dia.

“Wajib pakai legging bagi pemain. Ini menjadi identitas kita sebagai daerah yang menjunjung syariat Islam,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *