Berita  

Pembeli BBM di SPBU Harus Pakai MyPertamina, Simak Penjelasannya

IMG 20200916 161259 scaled
Pengisian Self Service di SPBU Pertamina, Jalan Kembang Kerep, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Masyarakat yang akan membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan Solar di SPBU harus melalui aplikasi MyPertamina.

“Saat sudah ada kriteria yang jelas nanti diset di digitalisasinya kalau yang tidak berhak ini [BBM] tidak bisa ngocor dari nozzle-nya, kalau sekarang tanpa pengaturan kasihan operator SPBU-nya ada yang dipukuli dan dipaksa, nanti tidak bisa ngocor dari sananya sudah tidak bisa,” kata Nicke di Jakarta, Rabu (9/6/2022).

Nicke menambahkan acuan kriteria penerima itu nanti diidentifikasi masing-masing lewat pelat nomor kendaraan yang belakangan mesti terdaftar pada aplikasi MyPertamina.

Sistem secara otomatis bakal mengunci alokasi BBM subsidi pada kendaraan yang tidak terdaftar pada aplikasi MyPertamina atau yang sudah melebihi kuota konsumsi pada hari itu.

Apa itu MyPertamina?

MyPertamina adalah aplikasi layanan keuangan digital dari Pertamina dan anggota Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran bahan bakar minyak secara non-tunai di stasiun pengisian bahan bakar umum Pertamina.

Layanan utama untuk MyPertamina ialah pembayaran secara non-tunai untuk membeli BBM ini SPBU. Pembayaran non-tunai ini dilakukan memakai aplikasi ini dengan memindai Kode QR di EDC (electronic data capture) LinkAja yang sudah terintegrasi dengan mesin dispenser dan dapat juga EDC yang masih berdiri sendiri (standalone).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *