Akibat Faktor Ekonomi, Ayah di Tanjung Duren Aniaya Dua Anaknya

IMG 20220531 WA0000

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Polisi bergerak cepat menangkap pelaku penganiayaan terhadap dua orang anak di kawasan Tanjung Duren. Korban rupanya anak kandung pelaku berinisial, EES (40) .

Pelaku kini diamankan di Polsek Tanjung Duren, dijerat pasal 44 UU RI NO. 23 Tahun 2004, Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Atau Pasal 80 UU RI NO.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI NO.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharom Wibisono mengungkapkan kejadian bermula ketika kedua korban, MRI dan MA menolak perintah pelaku untuk berhutang di warung.

“Pelaku dengan istrinya sering cekcok karena faktor ekonomi keluarga, dimana pelaku menganggur kemudian sering terjadi cekcok. Saat itu, dua anaknya menjadi korban. Mereka disuruh pelaku untuk membeli sesuatu barang dengan cara berhutang di warung, korban tidak mau sehingga pelaku kesal dan melempar botol serta gelas kaca lalu melakukan penganiayaan,” ujar Muharom dalam kegiatan Konferensi Pers, di Mapolsek Tanjung Duren, Selasa (31/5/2022).

Sementara, Kanit Reskrim Iptu Tri Bintang Baskoro mengatakan penangkapan pelaku berlangsung setelah 4 hari laporan diterima polisi.

“Pelaku berhasil kita amankan 4 hari setelah laporan diterima. Pelaku saat itu sedang berada di rumah orang tuanya di daerah Tegal, Jawa Tengah,” kata Bintang.

Dia juga mengungkapkan hasil introgasi Pelaku saat melakukan panganiayaan terhadap kedua anak kandungnya.

“Pelaku mengaku, korban MRI dipukul dengan menggunakan tangan kanan pelaku yang mengepal ke dahi korban sebanyak 1 kali dan pelipis mata kiri sebanyak 2 kali. Pelaku juga memukul perut korban sebanyak 1 kali menggunakan pipa paralon.

“Sedangkan korban MA, dipukul menggunakan tangan kanan pelaku yang mengepal ke pipi kanan dan perut korban. Selain itu, pelaku juga memukul kuping kanan, lengan kiri dan perut korban dengan menggunakan pipa paralon yang dipegang di tanganya,” sambungnya.

Parahnya lagi, kata Bintang, perbuatan keji pelaku tersbut sehingga melukai betis kanan korban.

“Jadi, pelaku juga melempar pecahan gelas beling ke betis kaki kanan korban,” kata Bintang menambahkan.

Dari kejadian itu, korban MRI mengalami sakit pada kepala dan perutnya. Sedangkan korban MA mengalami luka robek pada betis kaki kanan, pipi kanan memar, perut memar kemerahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *