Video Yusuf Mansur Marah-marah Viral di Media Sosial, Ada Apa?

IMG 20210210 111800
Ustadz Yusuf Mansur. (Foto: Instagram/@yusufmansurnew)

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Ustaz Yusuf Mansur tengah menjadi perhatian publik usai video curhatannya yang tengah kesulitan mengumpulkan dana sebanyak Rp1 triliun untuk Paytren beredar di media sosial Twitter.

Usai dilihat Satusuaraexpress.co, dalam video Yusuf Mansur mengaku sudah melakukan berbagai cara mengumpulkan dana tersebut. Nantinya, dana itu akan digunakan untuk membenahi bisnis aset manajemennya yang kini tengah digugat sejumlah pihak.

“Katanya ‘ah Mansur, saham, saham, saham, saham, jangan saham, Paytren lo urusin’ emang kita lagi ngurusin ape? Emang kita ngurusin saham itu ngurusin apa? Emang kita masuk perusahaan sana, perusahaan sini, menyebut ini, menyebut itu, emang buat siapa?” ungkap Yusuf Mansur melalui video yang beredar, dikutip Jumat (8/4).

“Yang saya lakukan buat Paytren. Bisa saya ajak ngomong Anda semua, saya butuh duit Rp1 triliun, buat ngerjain Paytren,” lanjutnya.

Menurut dia, sebenarnya ia bisa saja menerima dana yang dikumpulkan secara bersama-sama alias patungan dari beberapa pihak. Tapi, hal ini justru akan menjadi masalah baru baginya.

“Mau Anda patungan? Mau? Kalaupun mau dan saya terima duit Anda, maka saya akan makin bermasalah hari ini. Maka itu lah saya ngamen, saya ngasong, demi siapa? Demi Anda semua, demi satu nama, Paytren. Nangis saya,” sambungnya.

Kendati kesulitan mengumpulkan dana, namun Yusuf Mansur mengaku tidak akan menyerah. Sebab, ia meneladani sosok Nabi Musa yang tidak pernah menyerah sekalipun dihadapkan pada tantangan besar.

“Nabi Musa seperti itu yang saya tiru, seperti itu yang saya contoh. Kamu bilang kita bakal ketangkep sama Firaun? Kalah. Kamu bilang kita bakalan mentok, enggak ada jalan? Kalah. Kamu bilang kita bakalan binasa? Kalah. Kamu bilang kita bakalan tenggelam karena satu-satunya jalan kalau mau maju adalah berenang, Nabi Musa bilang kalah,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.