Pembunuhan Berencana Divonis 2 Tahun 5 Bulan, PN Tangerang Sebut Karena Damai

Screenshot 2022 02 14 16 21 54 37 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12
Ilustrasi

Oleh: Ikbal Tawakal

Kota Tangerang, Satusuaraexpress.co – Humas Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Arief Budi Cahyono mengungkapkan alasan hakim memvonis terdakwa pembunuhan berencana seorang Ustaz atau guru spiritual di Pinang, Kota Tangerang dengan pidana penjara 2 tahun 5 bulan karena sudah ada perdamaian, antara pelaku dan keluarga korban.

“Alasan mengapa dijatuhkan putusan 2 tahun 5 bulan karena sudah ada perdamaian dengan keluarga korban dan sudah ada ganti rugi kepada keluarga korban,” kata Arief, Senin (14/2/2022).

Sebagaimana diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang memutus terdakwa bernama Matum bersalah dalam kasus pembunuhan berencana terhadap seorang guru spiritual di Pinang Kota Tangerang pada 18 September 2021. Meski demikian, terdakwa divonis dengan putusan pidana penjara 2 tahun 5 bulan.

Putusan tersebut diketahui dari lama resmi PN Tangerang dengan nomor putusan 1880/Pid.B/2021/PN Tng tanggal 11 Januari 2022.

Arief mengatakan, perdamaian terjadi lantaran ada kesapakatan ganti rugi dari pihak pelaku terhadap keluarga korban.

“Saya tidak persis berapa (uang penggantinya) yang jelas ada ganti rugi kepada keluarga korban sekitar Rp250 juta,” kata Arief.

Arief menyebut, perdamaian inilah yang membuat hukuman terhadap pelaku yang divonis pasal 340 KUHP atau pasal pembunuhan berencana, dapat keringanan.

“Kalo perdamaian kan bisa untuk meringankan hukuman, yang jelas alasan pertimbangan meringankan itu karena sudah ada perdamaian,” kata Arief yang juga merupakan Hakim di PN Tangerang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *