Pedagang di Kendal Berebut Antre Demi Dua Liter Minyak Goreng

Satusuaraexpress.co – Tingginya harga minyak goreng di pasaran membuat minyak goreng murah terus diburu. Tak hanya masyarakat umum, para pedagang di Kendal juga ikut memburu minyak goreng murah dengan harga Rp14ribu.

Dinas Perdagangan,Koperas dan UKM kabupaten Kendal menggelar operas pasar minyak goreng di relokasi pasar Weleri di Terminal Bahurekso Jumat (25/2).

“Benar, hari Jumat ini kami menggelar operasi pasar minyak goreng di relokasi pasar Weleri di Terminal Bahurekso. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng,” kata Kepala Disdagkop dan UKM Kendal, Ferinando Rad Bonay diktuip dari CNNIndonesia.

Disdagkop dan UKM Kendal akan menjual minyak goreng kemasan sebanyak 2.000 liter. Untuk pembeliannya, Feri menjelaskan jika setiap warga hanya diperbolehkan melakukan pembelian sebanyak dua liter yang dibanderol dengan harga Rp28 ribu.

“Kami akan menjual dua ribu liter untuk hari ini dan tiap warga hanya diperbolehkan membeli dua liter saja. Untuk dua liter dijual dengan harga Rp 28ribu sesuai dengan harga standar yang ditetapkan Pemerintah,” jelasnya.

Feri menambahkan Pemkab Kendal akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat lewat Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah untuk menjaga pasokan minyak goreng ke kabupaten Kendal agar tetap stabil.

“Mari kita membeli dengan bijak minyak goreng sesuai kebutuhan saja. Tidak perlu panic buying. Pemkab Kendal akan memastikan pasokan minyak goreng ke Kendal tetap stabil,” tambahnya.

Warga dan para pedagang yang sudah mengantre sejak pagi pun saling berebut antrean demi ingin membeli dua liter minyak goreng yang dibanderol. Nunung, warga Weleri, mengaku, sudah mengantre sejak pagi jam 6 demi mendapatkan dua liter minyak goreng.

“Sudah antre dari pukul 06.00 WIB. Alhamdulillah saya sudah dapat antrean urutan pertama. Saya cuma beli dua liter saja karena dibatasi pembeliannya,” kata Nunung.

Meski belum dibuka konter penjualan minyak goreng namun warga terus berdesakan berebut antrean.

“Kalau ngga desakan ya ngga dapat antreannya. Ini saya sama suami jadi biar bisa dapat empat liter,” ungkapnya.

(am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.