Sudinsos Jakbar Bentuk Satgas Tangani Manusia Silver

IMG 20220129 134525
ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus Dinas Sosial Kota Medan kembali mengamankan sejumlah manusia silver dalam razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PKMS) di wilayah Kota Medan, Sumatera Utara yang digelar pada Jumat (12/6/2020).

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Kepala Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat Suprapto mengatakan telah membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk memonitoring sejumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang masih berada di jalanan, termasuk para manusia silver.

“Di Jakarta Barat ada 8 titik (pemantauan). Tugas kita mengawal mereka untuk tidak melakukan kegiatan tersebut (ngamen),” ujarnya, saat kepada wartawan, dikutip Satusuaraexpress.co Sabtu, 29 Januari 2022.

Barat Suprapto mengaku pemantauan tersebut dilakukan setiap hari, khususnya dilakukan di tempat-tempat rawan PMKS. Bila nantinya ditemukan ada PMKS yang masih berkeliaran, pihaknya langsung mengangkutnya ke panti sosial.

Di sampung itu, pihaknya juga telah memberikan imbauan-imbauan kepada PMKS agar tidak melakukan aksi mengamen di jalan.

“Setiap mereka melakukan kegiatan kita selalu melakukan penjangkauan,” pungkasnya.

Manusia silver masih nekat turun ke jalan dengan alasan demi keluarga bisa tetap hidup. Bagi mereka, bekerja seperti ini adalah pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Mereka mengaku terpukul keadaan ekonominya lantaran tidak bisa bekerja apa-apa selain mengemis. “Ya, yang penting bisa makan aja mas,” kata Manusia Silver bernama Wahidin, saat ditemui di sekitar perempatan lampu merah, Jalan Panjang.

Manusia silver sempat menjadi sorotan lantaran ditemukan bayi MFA (10 bulan) dibawa mengamen. Kemudian terungkap jika pelibatan anak kecil sebagai manusia silver untuk mengamen dan mengemis kian marak selama pandemi Covid-19.

Komnas Perlindungan Anak menemukan ratusan bayi telah dijadikan manusia silver untuk mencari nafkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.