Soal Sumur Resapan yang Dihentikan DPRD, Ini Kata Wagub DKI

603e53904ac74

Satusuaraexpress.co – DPRD DKI Jakarta menghentikan proyek pembangunan drainase vertikal atau sumur resapan. Proyek itu merupakan program penanggulangan banjir yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta.

Penghentian proyek itu tidak lepas dari sejumlah masalah yang muncul dalam pembuatan sumur resapan.

Terkait hal itu Wagub DKI Jakarta Riza Patria menerima keputusan tersebut. Ia berharap di kemudian hari anggota DPR bisa merasakan manfaat dari sumur resapan yang sudah dibangun.

“Dewan menganggap (sumur resapan) ada yang kurang, ya kami terima, mudah-mudahan ke depan dewan melihat, akan merasakan dulu manfaatnya, yang sekarang sudah kita rasakan dengan hadirnya sumur resapan, banyak sekali genangan-genangan yang tadinya ada, berkurang,” kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/1).

Sebab menurut Riza hingga akhir tahun 2021 kemarin, Pemprov DKI sudah membangun sumur resapan di 27 ribu titik lokasi. Dari jumlah tersebut yang mengalami masalah hanya sedikit.

“Ini risiko yang harus kami terima sebagai dinas, mungkin ada dari 27 ribu titik ada 1, 2, 3 yang salah, kalau dipersentasekan kan kecil sekali, tapi kami terima bahwa dewan menganggap ada yang kurang ya kami terima,” jelas Riza.

Sebelumnya keputusan pemberhentian pembangunan proyek ini ditetapkan oleh DPRD DKI Jakarta dengan mencoret anggaran pembangunan sumur resapan di APBD DKI Jakarta Tahun 2022 pada 25 November 2021 lalu.

Meskipun proyek tersebut dihentikan, Riza tetap optimis Jakarta mampu menanggulangi banjir dengan program-program lain selain sumur resapan.

“Ya nggak apa-apa, program pengendalian banjir kan banyak,” pungkas Riza.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.