Riset Terbaru Sebut Vaksin Sinovac Tak Efektif Lawan Varian Omicron

petugas medis menunjukkan vaksin moderna saat vaksinasi dosis ketiga 210813130130 184

Satusuaraexpress.co – Riset terbaru menunjukkan bahwa tiga dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac China gagal menghasilkan tingkat antibodi yang memadai untuk melawan virus corona varian Omicron.

Melansir Reuters, hal ini terungkap lewat penelitian University of Hong Kong dan Chinese University of Hong Kong.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti juga menilai bahwa vaksin mRNA Pfizer-BioNTech lebih efektif karena dosis booster mereka dapat memberikan perlindungan antibodi terhadap Omicron.

Meski begitu, para peneliti tidak menjelaskan seberapa besar perbedaan antibodi yang dihasilkan antara vaksin Sinovac dan juga Pfizer-BioNTech.

Sebelumnya penelitian serupa juga dilakukan di Hong Kong. Penelitian menyebut bahwa dua dosis vaksin Sinovac dan Pfizer sama-sama tidak menghasilkan tingkat serum antibodi yang cukup untuk melawan varian Omicron.

Penelitian tersebut menyarankan kepada masyarakat yang mendapatkan vaksin Sinovac dan Pfizer untuk sesegera mungkin untuk mendapatkan vaksin ketiga atau booster, sambil menunggu ditemukan vaksin yang lebih cocok untuk mengatasi Omicron.

Vaksin Sinovac dan vaksin Sinopharm adalah dua vaksin yang paling banyak digunakan di China. Vaksin ini juga diekspor oleh Negeri Tirai Bambu itu ke banyak negara termasuk Indonesia.

Vaksin Sinovac dan Sinopharm sendiri cukup berbeda dengan vaksin Pfizer atau Moderna. Dua vaksin besutan China ini masih menggunakan teknologi pengembangan virus utuh yang diinaktivasi sementara itu, vaksin Pfizer dan Moderna menggunakan teknologi messenger RNA (mRNA).

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.