Berita  

Nihil Hari Ketiga Pencarian Dua Orang Hanyut Di Sungai Buleleng

WhatsApp Image 2022 01 18 at 11.28.39

Singaraja,Satusuaraexpress.co – Upaya tim SAR gabungan untuk menemukan keberadaan Ni Luh Wardani (48) bersama anaknya Kadek Restini (9), warga Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng yang terbawa arus Sabtu (15/1) di sungai Tukad Buleleng hingga saat ini masi belum ditemukan.

Tim SAR gabungan di komando Basarnas Librana masih teruas melakukan pencarian dengan memperluas area penyisiran, selai menyisir titik awal hanyutnya kedua orang ibu dan anak tersebut juga mengerahkan tim penyelam dan personil 68 orang yang ditugaskan dibeberapa titik.

Libra didampingi, TNI-Polri Polres Buleleng diwakili Kasat Polairud Polres Buleleng, AKP I Wayan Parta dan instansi lainya dari Pemkab Buleleng, tim operasi SAR pada hari ke tiga(Senin 17/1) dilakukan dalam dua shift yang dimulai dari pukul 06.00 wita.

Titik pencaraian juga dilakukan dengan menggunakan dua arah yakni daerah per-airan barat dan timur. Bahkan ada satu Tim dari Angkat Laut (AL) Pos Celukan Bawang bergerak menyisir wilayah perairan Seririt.

“Masing-masing pencarian diperlebar menjadi 2 km dari sebelumnya,namun tim shift pertama gagal menemukan dua korban hanyut dari Tukad Buleleng.Tim SAR gabungan yang bergera selain dari unsure pemerintah,sejumlah tim SAR unsure relawan juga ikut terlibat dalam pencarian ini,”jelas Libra

Sementara pencarian untuk shift dua menerjunkan unsur Basarnas dan tim lainnya memperlebar area pencarian hingga 30 mil dari titik lokasi.

“Kebetulan juga cuaca sedikit bersahabat dengan kecepatan angin antara 5 sampai 10 knot dan dilakukan penyelaman dikedalaman 2 meter namun hasil masih tetap nihil,”sambungnya

Menurut Kasat Pol Air AKP Wayan Parta,Tim SAR masih akan terus melakukan pencarian hingga 7 hari kedepan yang merupakan batas pencarian sesuai undang-undang.

”Dengan mengerahkan sebanyak 68 personil gabungan kami masih terus melakukan pencarian.Estimasi jika mengacu kondisi biasa jika korban tenggelam sudah akan mengambang kepermukaan,”tandasnya.

Namun pantauan awak media dilapangan gelombang laut cukup tinggi, angin barat bertiup sangat cepat kendati upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga pencarian pukul 16.00 wita diberhentikan ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.