Kasus Omicron di Kelurahan Krukut Capai 101 Orang

Screenshot 2022 01 17 18 15 31 18 c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062
Walikota Kota Adm. Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko, S.AP, M.Si.

Editor: Ghugus Santri

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Berdasarkan laporan update kasus dari Puskesmas Kecamatan Taman Sari per 17 Januari 2022, kasus aktif Covid-19 di Kelurahan Krukut sudah mencapai 101 orang.

Penambahan jumlah kasus yang signifikan bila dibandingkan dari awal ditemukannya kasus Covid-19 varian omicron yaitu pada tanggal 4 Januari 2022, menunjukkan bahwa Satgas Covid-19

Kelurahan Krukut dan Kecamatan Taman Sari berkomitmen mempercepat penanganan pandemi Covid-19 varian omicron dengan keseriusan melakukan upaya testing, tracing dan treatment (3T).

Upaya testing dan tracing secara massal untuk menjangkau kontak erat kasus terus dilakukan di Kelurahan Krukut.

Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko mengatakan, hingga kini sudah ada lebih dari 1.000 orang yang dites Covid-19 di Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.

“Terakhir kami testing dan tracing sampai
hari ini sebanyak 1.026 orang,” kata Yani saat meninjau lokasi micro-lockdown di RW 002, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Jum’at (14/01/2022).

Atas upaya Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan dan Kecamatan tersebut, rasio kontak erat (tracing) untuk di Kelurahan Krukut mencapai 1:32, artinya dari 1 kasus terkonfirmasi telah dilakukan pelacakan kontak erat sebanyak 32 orang.

Capaian tersebut 2 kali lebih tinggi dari kapasitas respon yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

“Tracing ratio idealnya sebesar 14 juga sudah baik. Karena artinya dari 1 kasus positif, dilakukan pelacakan kontak erat dan testing minimal 14 orang. Untuk kasus di Krukut, tracing ratio angkanya mencapai
32, jadi sudah melebihi target dari Kemenkes,” ungkap dr. Syukur, Kepala Puskesmas Kecamatan Taman Sari
(17/01/2022).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.