Banjir di Aceh Utara Meluas, 41 Ribu Mengungsi dan 2 Warga Meninggal

IMG 20220105 101313

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Banjir di Kabupaten Aceh Utara, Aceh dikabarkan semakin meluas. Sejak Selasa (4/1) kemarin dikabarkan ada15 kecamatan terendam dan 41.189 warga mengungsi. Sementara, dua orang meninggal dunia akibat terseret arus banjir.

Mengutip @infoacehterkini, 15 kecamatan yang terdampak banjir antara lain Kecamatan Tanah Luas, Cot Girek, Lhoksukon, Matangkuli, Samudera, Langkahan, Kuta Makmur, Pirak Timu, Paya Bakong, Syamtalira Aron, Tanah Pasir, Sawang, Banda Baro, dan Kecamatan Geureudong Pase.

Banjir terparah terjadi di ibu kota Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon, dengan 21.209 warga mengungsi; kemudian Kecamatan Pirak Timur dengan 5.856 warga mengungsi;

Tanah Luas 5.908 pengungsi, Cot Girek 721 pengungsi, Matangkuli 1.676 warga dievakuasi, Samudera 1.498 mengungsi, Langkahan 1.503 dievakuasi, Kuta Makmur 330 warga mengungsi, Paya Bakong 232 mengungsi, Syamtalira Aron 1.165 mengungsi, dan Kecamatan Tanah Pasir 1.091 warga yang mengungsi.

“Banjir meluas dan sekarang telah merendam 113 desa di 15 kecamatan,” kata Plt Kepala BPBD Aceh Utara Murzani kepada wartawan.

“Dua orang meninggal dunia akibat terseret arus banjir,” lanjutnya.

Banjir juga melumpuhkan perekonomian warga hingga fasilitas umum dan sejumlah sekolah terpaksa diliburkan.

Murzani menyatakan saat ini pihaknya sudah mendirikan 85 titik dapur umum untuk melayani warga yang mengungsi. Warga rata-rata mengungsi ke titik pengungsian yang disediakan atau ke rumah tetangga yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.