Rayakan HUT ke-13, Ada Empat Masalah Klasik Kota Tangsel

IMG 20211127 101249
Dokumen Istimewa

Oleh: Ikbal Tawakal

Kota Tangerang, Satusuaraexpress.co – Pengamat tata kota dari Universitas Terbuka, Agus Susanto mengatakan ada empat persoalan mendasar yang menjadi pekerjaan rumah dan mesti diberesi Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam persoalan tata kota.

Hal itu disampaikan bertepatan dengan Hari Jadi Tangsel ke-13 jatuh pada Jumat (26/11/2021) ini.

“Pertama, perkembangan permukiman yang masif walaupun masa pandemi tetapi tidak teratur,” katanya, Jumat (26/11/2021).

Kata Agus, hal itu membentuk pertumbuhan perumahan tak terbatas (urban sprawl) yang mengakibatkan tidak efisien dalam pemanfaatan lahan, energi dan lain-lain.

Kedua, lanjutnya, pemenuhan kebutuhan air masih mengandalkan air tanah. Padahal, kata dia, Tangsel punya potensi besar air permukaan seperti sungai dan situ. Padahal ada Sungai Pesanggrahan, Kali Angke dan Sungai Cisadane.

“Masalahnya tidak ada kemauan saja,” terang Agus yang juga dosen Perencanaan Wilayah dan Kota.

Selain dua masalah tadi, penanganan sampah dan penyediaan transportasi publik juga masih jadi pekerjaan rumah yang berat bagi Tangsel.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan pihaknya akan menyelesaikan persoalan itu satu persatu. Kata dia, satu pekerjaan selesai maka yang lainnya akan menunggu, pun begitu juga tantangan.

“Memang sebagai wilayah kota hal-hal yang tadi disampaikan pengamat itu sangat faktual sekali,” kata dia.

Ke depan, lanjut dia, soal yang berkaitan dengan ketimpangan pembangunan Tangsel akan diintervensi oleh beberapa program.

Di antaranya nanti diluncurkan ‘Kampung Membangun’ untuk mengatasi kesenjangan daerah perkotaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *