Jumat, Desember 3, 2021
BerandaHukum dan KriminalDiimingi Punya Ilmu Kebatinan, 2 Bocah di Tangerang Jadi Korban Pelecehan Seksual

Diimingi Punya Ilmu Kebatinan, 2 Bocah di Tangerang Jadi Korban Pelecehan Seksual

Kota Tangerang, Satusuaraexpress.co – Berdalih akan memberi ilmu kebatinan, seorang guru spiritual bernama warga wilayah Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, bernama Saiful diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mantan muridnya.

Kejadian yang terjadi di wilayah Kecamatan Pinang ini berlangsung saat dua orang muridnya yakni A (15) dan R (16) diminta untuk mendatangi rumah sang guru.

Saat itu keduanya mendatangi rumah tersebut karena diminta oleh Saiful. Kejadian ini berlangsung pada bulan April 2021 di rumahnya yang ada di wilayah Kecamatan Pinang.

“Awalnya itu ponakan saya A bersama dengan R diminta untuk datang ke rumah dia (Saiful) dalihnya si isi ilmu,” ungkap paman salah satun korban, Firmansyah kepada wartawan, Senin (1/11/2021).

Menurut Firmansyah dalam melancarkan aksinya terduga pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh ini dengan memegang tubuh korban. Bahkan salah satu korgan mengaku hingga dicumbu.

“Pengisian ilmunya gitu jadi di pegang pegang tubuhnya,” jelas dia.

Menurut Firman selain di pegang A juga sempat diminta untuk memegang kemaluan sang guru.

“Jadi pas ponakan saya datang sendiri ke rumah dia (terlapor) ponakan saya diminta buka baju kemudian dicumbu dan diminta untuk memegang kemaluannya,” ujarnya.

Selain A satu orang korban lainnya juga sempat mendapat tindakan pelecehan seksual. Modus yang dilakukan tidak jauh berbeda.

“R juga sama di gerepe. Bahkan R ini diminta untuk mandi kembang di salah satu bilik. Dia diminta mandi kembang dengan keadaan bugil,” ungkapnya.

Kejadian ini, tambah Firman, telah membuat sang ponakan trauma. Apalagi sosok Saiful merupakan seorang guru ngaji yang dipercaya oleh dua orang korban.

“Ya masih trauma sampai sekarang. Karena yang dua orang percayai ini seorang murid harus menurut pada gurunya,” jelasnya.

Atas kejadian ini Firman mengaku sudah melaporkan ke Polres Metro Tangerang.

“Udah lapor dari bulan Agustus lalu. Tapi emang belum ada lanjutannya,” tukasnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim mengatakan saat ini pihaknya akan segera memanggil terlapor.

“Hari ini penyidik menunggu kehadiran saksi terlapor. Kalau tidak hadir akan segera dilakukan gelar kasus,” tukasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular