Kamis, Desember 2, 2021
BerandaHeadlineKolaborasi Kominfo dan MUI untuk Tekan Laju Pertumbuhan Covid-19

Kolaborasi Kominfo dan MUI untuk Tekan Laju Pertumbuhan Covid-19

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus melakukan upaya preventif dan kuratif untuk menekan laju penyebaran virus corona dan jumlah korban yang muncul.

Pasalnya, sejauh ini belum ada kepastian waktu kapan wabah pandemi Covid-19 akan berakhir.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kanson menuturkan Kominfo dan MUI merupakan bagian dari salah satu program pemerintah untuk terus menekan kasus pertumbuhan Covid-19.

“Menangani Covid-19 tidak bisa business as usual. Kolaborasi atau gotong royong serta ikhtiar bersama dengan berbagai pihak merupakan suatu keniscayaan,” ujar Usman Kanson dalam Webinar Literasi Pandemi dan Pemulihan Ekonomi, Selasa, (5/10).

Vaksinasi merupakan salah satu kebijakan yang menurut Usman membutuhkan peran dari MUI. Salah satu kendala teknis dalam pemahaman dan keyakinan masing-masing individu masyarakat terkait vaksin.

MUI turut membantu literasi dalam menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 dengan memberikan pencerahan secara signifikan melalui jaringan MUI hingga level desa atau kelurahan.

Dia berharap, ikhtiar Bersama antara Kominfo dan MUI akan mampu menyukseskan program vaksinasi yang akan menghasilkan herd immunity, sehingga masyarakat bisa bangkit kembali dan bisa perlahan-lahan meningkatkan perekonomian bangsa.

“Kebijakan pemerintah dan fatwa MUI dianggap sangat penting dalam menyukseskan program vaksinasi ini,” kata Usman.

Salah satu upaya untuk memulihkan perekonomian lanjutnya adalah dengan ekonomi digital.

“Tentunya dengan segala perkembangan teknologi yang tersedia kiranya kita bisa memanfaatkan ini untuk bisa memulihkan lagi kesejahteraan masyarakat. Kominfo konsisten mewujudkan atmosfer digital yang positif, mempublikasikan kontra narasi atas informasi yang tidak benar dan mengedepankan pendekatan kolaboratif,” tutur Usman.

Sementara, Ketua MUI bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidowi menyoroti era post truth yang tengah melanda secara global.

“Masyarakat justru lebih suka mendengar apa kata pesohor yang sebenarnya gak ngerti apa-apa tentan ilmu penanganan Covid-19. Inilah sebenarnya yang terjadi pada diri kita semuanya. Oleh karenanya meyakinkan masyarakat (pentingnya vaksinasi) adalah ijtihad nasional yang dilakukan oleh ulama,” seru Masduki. (jpnn)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular