Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaJabodetabekViral Perempuan Gendong Balita Dicat Silver di Tangsel

Viral Perempuan Gendong Balita Dicat Silver di Tangsel

Oleh: Ikbal Tawakal

Tangerang Selatan, Satusuaraexpress.co – Viral di media sosial seorang perempuan yang menjadi manusia silver di kawasan SPBU Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @Tangsel_Update, terlihat sang perempuan menggendong seorang balita. Namun, terlihat bayi itu turut dicat berwarna silver wajah, lengan, hingga kaki.

“Perlu perhatian khusus, manusia silver di Tangerang Selatan membawa balitanya, (tujuannya) untuk belas kasihan para pengguna jalan sekitar,” tulis akun tersebut dikutip Senin (27/9/2021).

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry menilai tindakan yang dilakukan perempuan itu sudah melanggar aturan dan harus diberikan sanksi yang tegas. Sebab, anak itu sudah dimanfaatkan untuk kegiatan minta-minta tersebut

“Dia mengatasnamakan seni, (tapi) kalau udah bawa anak-anak, itu udah bukan seni lagi. Namanya, menggunakan anak untuk minta minta, itu ada sanksinya,” kata Muksin.

Kendati demikian, dirinya tidak bisa berbuat banyak perihal sanksi apa yang diberikan kepada perempuan tersebut. Sebab hal ini bukan dari kewenangan pihaknya.

“Ini ke wenangan dinas sosial (dinsos) kalau satpol itu bagaimana di jalan, nanti dilimpahkan ke dinsos, nanti yg lebih tegas dinsos lah yang berikan aturan aturan,” kata Muksin.

Muksin juga mencurigai perihal tertidurnya bayi itu dalam kegiatan manusia silver tersebut. Menurutnya hal ini, harus diselidiki apakah bayi itu menggunakan obat-obatan agar tidak menangis.

“Itu anak tidur mulu. Patut kita curigain lah, nanti yang lebih paham orang kesehatan,” ucapnya.

Dalam kesempatannya, ia menjelaskan selama pihaknya melakukan razia manusia silver. Muksin mengaku belum menemukan bayi yang turut serta diwarnai silver untuk kegiatan minta-minta.

“Sebelumnya, razia. (Manusia silver) sendiri aja engga, sama anak. Tapi balik lagi ini ke wenangan dinsos,” tandasnya.

Perkembangan Virus Corona


Most Popular