Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaJabodetabekBantenKasus WNA India Tak Karantina, Para Tersangka Jalani Wajib Lapor

Kasus WNA India Tak Karantina, Para Tersangka Jalani Wajib Lapor

Reporter : Muhamad Iqbal

Kota Tangerang,Satusuaraexpress.co – Kejaksaaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang telah menerima berkas kasus lolosnya warga negara (WN) India dari karantina kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta.

Sebanyak 14 tersangka terdiri dari tujuh WN India dan tujuh WN Indonesia yang terlibat dalam kasus ini telah diterima Kejari Kota Tangerang, Selasa 31 Agustus 2021 beserta barang buktinya.

Kepala Kejari Kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana mengatakan, perbuatan para tersangka WNA asal India tersebut yakni tidak menjalani karantina kesehatan ketika tiba di Indonesia pada April 2021 lalu.

Sedangkan para tersangka dari WN Indonesia membantu melancarkan para WN India untuk tidak menjalani karantina kesehatan.

“Jadi mereka langsung setelah tiba di bandara dibantu oleh para tersangka dari Indonesia langsung ke tempat tinggalnya masing-masing apartemen dan rumahnya masing-maisng,” ujarnya, Selasa (31/8/2021).

Seluruh tersangka tersebut melanggar Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Kajari mengatakan, kasus tersebut yelah diterima Kejari Kota Tangerang.

“Yang diserahkan tentunya para tersangka dan barang bukti dokumen-dokumen paspor, VISA, dan lain sebagainya dan terkait dengan perjalanan para tersangka,” jelasnya.

kasus ini akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang. Seluruh tersangka dalam kasus ini terancam hukuman satu tahun kurungan penjara. Wira menegaskan, para tersangka tidak menjalani penahanan, tetapi hanya wajib lapor sebelum pengadilan memustuskan hukuman.

“Jadi setelah semuanya selesai, administrasi selesai, surat dakwaan disempurnakan, secepatnya kami limpahkan ke pengadilan. Tentunya wajib lapor ya kami limpahkan sambil menunggu proses sidang dia wajib lapor,” tuturnya. (mi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Perkembangan Virus Corona


Most Popular