Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaJabodetabekBantenAda Dugaan Perang Kartel, Menkumham Minta Publik Tak Berspekulasi Sebab Kebakaran Lapas

Ada Dugaan Perang Kartel, Menkumham Minta Publik Tak Berspekulasi Sebab Kebakaran Lapas

Reporter : Muhamad Iqbal

Kota Tangerang,Satusuaraexpress.co – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sementara mengesampingkan soal adanya dugaan tindak pidana atas peristiwa kebakaran yang menewasakan puluhan warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Saat ini, Kemenkumham masih fokus pada urusan pemulihan korban selamat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menkumham, Yasona Laoly saat menjenguk para korban selamat di RSU Kabupaten Tangerang. Dia mengatakan terkait dengan dugaan tersebut biar jajaran Polri yang menyelidikinya.

“Ya itu kita serahkan saja ke Polri. Gak usah berspekulasi dulu setelah tuntas ada itu ya kita ini kan masih (fokus pemulasaraan dan pemulihan korban),” ujarnya, Kamis, (9/9/2021).

Baca Juga : Lapas Tangerang Terbakar, Ketua Komite I DPD RI: Revitalisasi Lapas Harus Segera Dipercepat

Sebagaimana diketahui, sebanyak 20 orang dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk diperiksa terkait kebakaran yang terjadi di hunian Blok C2 Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Mereka terdiri dari petugas Lapas, warga binaan dan masyarakat sekitar.

Pemeriksaan terhadap 20 orang tersebut merupakan upaya dalam mengungkapkan penyebab terjadinya kebakaran karena dugaan tindak pidana. Disamping mengungkapkan akibat dari dugaan karena konsleting listrik.

“Kemarin kan dugaannya listrik. Dugaan itu (tindak pidana) biarkan saja, biar selesaikan saja dulu nanti masalah yang lain handphone (warga binaan gunakan handphone di Lapas) dan lain lain ada tim yang meneliti,” kata Yasona.
Yasona menegaskan, pihaknya masih berkonsentrasi dengan 81 korban selamat. Saat ini para korban dirawat di RSU Kabupaten Tangerang dan RS Sitanala.

Baca Juga : Berikut Nama 41 Napi yang Tewas Terbakar di Lapas Tangerang

“Kami masih konsentrasi dengan korban kita konsentrasi untuk penyelesaian yang ada 81 orang yang akan kita tempatkan dimana,” katanya.

Pihaknya juga terus memantau perkembangan peristiwa itu melalui bawahannya. Kata dia sebagian pejabat seperti Dirjenpas sementara berkantor di Lapas Kelas I Tangerang.

“Saya terus memantau kejadian yang ada kita lihat saja hasil pemeriksaan semua. Tim kami masih bekerja sama dengan keluarga korban kami masih menunggu Inafis jadi kami tidak berfikiran yang lain dulu,” kata dia. (mi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Perkembangan Virus Corona


Most Popular