Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaJabodetabekWalhi: Pemkot Tangerang Bisa Disanksi Karena TPA Liar Cemari Cisadane

Walhi: Pemkot Tangerang Bisa Disanksi Karena TPA Liar Cemari Cisadane

Oleh: Ikbal Tawakal

Kota Tangerang, Satusuaraexpress.co – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyebut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bisa memberikan sanksi kepada Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) Tangerang dalam persoalan pencemaran Sungai Cisadane oleh pembuangan sampah liar di Kota Tangerang.

“Kewenangan KLHK bisa nutup yah, bisa juga menghukum, tapi sebenarnya yang dihukum pertama itu sama KLHK bukan pengelola sampah itu loh, tapi si Pemkotnya dulu sebelum ada yang liar itu,” kata Manager Kampanye Energi dan Perkotaan Walhi, Dwi Sawung saat dihubungi, Rabu (29/9/2021) .

Adapun sanksi yang bisa dikenakan ke Pemkot Tangerang merujuk pada Undang-Undang tentang pengelolaan sampah. Hukuman yang dikenakan bisa juga hukuman pidana.

“Bisa pidana sebenarnya kalo diundang undang persampahan, undang-undan nomor 18 tahun 2008 tentang pengolahan sampah,” kata dia.

Dwi menyebut, aparat penegak hukum (APH) bisa langsung menindak orang-orang yang bertanggungjawab dalam persoalan pencemaran lingkungan ini.

“Sebenarnya bisa langsung gitu yah, ketika dia tau TPA ilegal itu bisa APH bertindak langsung, di undang-undang juga bisa gitu. Sama seperti UU ITE itu kan bisa langsung juga, sama seperti penebangan liar gitu,” kata Dwi.

Dwi menyebut, Wali Kota Tangerang pun bisa saja dijerat pidana atas persoalan ini “Karena kelalaian,” katanya. Sebab, kata Dwi, persoalan ini bermula dari Pemkot yang belum mampu mengelola sampah kotanya.

“Pengolahan sampahnya belum optimal. Seharusya klhk itu menghukum kabupaten kota yang ga mampu mengolah sampah, diundang undang ada,” kata dia.

Perkembangan Virus Corona


Most Popular