Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaJabodetabekAnimo Tinggi, Stok Vaksin di Tangsel Justru Menipis Bahkan Habis

Animo Tinggi, Stok Vaksin di Tangsel Justru Menipis Bahkan Habis

Reporter: Ikbal Tawakal

Tangerang Selatan, Satusuaraexpress.co – Stok vaksin COVID-19 di Tangerang Selatan (Tangsel), menipis bahkan habis pada sejumlah sentra layanan vaksinasi di kota Tangsel.

Sementara, sebagaimana diketahui Kementerian Kesehatan RI, meminta Pemkot Tangsel, mengejar capaian 70 persen vaksinasi di Tangsel hingga akhir Agustus 2021 ini.

Kepala Puskesmas Situ Gintung, Salmun membenarkan kondisi tersebut, dia menyebutkan stok dosis vaksin di sentra pelayanan vaksin Puskesmas Situ Gintung, hanya tersisa 20 vial.

“Kendalanya itu (stok vaksin menipis), sekarang stok kami sisa 20 vial. Tapi informasinya, Rabu atau Kamis ini sudah disuplai dari Dinkes Provinsi,” terang Kepala Puskesmas Situ Gintung, Salmun, dikonfirmasi Senin (16/8/2021).

Dia mengklaim saat ini pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas tersebut, sudah mencapai 15.700 jiwa dari target 20 ribuan jiwa yang akan menerima vaksin di wilayah kerja Puskesmas Situ Gintung.

“Yang sudah (tervaksin) sampai hari ini sebanyak 15.700 jiwa dari target 24 ribu jiwa. Atau sekitar 64 persen dari target kita,” kata Salmun.

Dia mengungkapkan, pada periode PPKM Level 4 ini, animo masyarakat di kelurahan Serua, yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Situ Gintung, sangat tinggi untuk menerima dosis vaksin dari Pemerintah.

“Harus diakui, saat ini minat masyarakat Serua, untuk vaksin sangat tinggi. Makanya, kita agak kewalahan tapi sekarang stok kita menipis. Makanya banyak permohonan warga kita cancel,” ucap dia.

Kejadian serupa juga terjadi di UPT Puskesmas Pondok Cabe Ilir, yang menyampaikan adanya pembatalan vaksinasi di masyarakat setempat, akibat stok vaksin yang habis.

“Sehubungan dengan kosongnya persediaan vaksin di Provinsi Banten, maka pelaksanaan vaksinasi massal di wilayah kerja Puskesmas Pondok Cabe Ilir, ditunda sementara waktu,” bunyi surat yang ditandatangani Kepala Puskesmas Pondok Cabe Ilir Dyah Susari.

Perkembangan Virus Corona


Most Popular

Recent Comments