Senin, Oktober 18, 2021
BerandaEkonomiStrategi Berjualan UMKM Agar Tetap Cuan Saat PPKM

Strategi Berjualan UMKM Agar Tetap Cuan Saat PPKM

Reporter : Aldiansyah

Satusuaraexpress.co – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mau tidak mau mesti beradaptasi.

Kebijakan PPKM Darurat sendiri diperpanjang sebagai upaya membendung pandemi Covid-19 mengingat jumlah penderitanya yang semakin hari kian bertambah.

Para UMKM harus memuatar otak agar bisa mendapatkan penghasilan di masa PPKM Darurat. Salah satu bentuk adaptasi yang bisa dilakukan UMKM adalah mengubah strategi penjualan produk agar pelaku UMKM bisa tetap mendapatkan uang, kendati tengah berada dalam masa PPKM Darurat.

Beberapa tips berikut patut menjadi pertimbangan bagi pelaku a UMKM dalam berjualan agar bisa tetap mendapat cuan di tengah pemberlakukan PPKM seperti sekarang:

1. Jual produk yang sangat dibutuhkan

Pelaku UMKM bsia menjual produk-produk yang sangat dibutuhkan saat ini, seperti makanan dan masker. Produk semacam itu kini tengah dicari oleh masyarakat. Selain berpotensi menghasilkan keuntungan yang besar, berjualan semacam ini juga bisa membantu masyarakat di luar sana.

Baca Juga : Urgennya Kolaborasi Fintech dan UMKM dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

2. Turunkan Sedikit Harga Produk

Tips ini mungkin awalnya akan terasa berat di awal. Namun, ini punya beberapa potensi baik yang bisa pelaku UMKM rasakan. Sedikit menurunkan harga jual akan membuat pembeli lebih mudah mendapatkan barang yang dijual pelaku UMKM. Sebagaimana yang ditahui, masa-masa PPKM seperti sekarang membuat orang tidak memiliki banyak uang untuk belanja.

3. Berikan bonus kepada pelanggan

Jangan ragu untuk memberikan bonus kepada pelanggan. Entah itu dalam bentuk diskon, maupun giveaway. Cara semacam ini bisa menarik pelanggan baru, serta membuat pelanggan lama makin betah membeli produk UMKM.

4. Maksimalkan jualan di platform digital

Kebijakan PPKM semisal menutup tempat jualan lebih dini atau larangan makan di tempat membuat pelaku UMKM harus mengubah strategi jualan ke digital.

Jualan di e-commerce dan marketplace seperti Tokopedia dan Shopee mutlak diperlukan. Memaksimalkan layanan pesan-antar Gofood dan Grabfood juga tidak boleh ditinggalkan pelaku UMKM. Begitupun pemasaran di media sosial seperti Instagram danTwitter mesti terus digencarkan saat PPKM.

Baca Juga :Dukung UMKM, Plafon KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi Rp100 Juta

5. Tingkatkan kualitas dan pelayanan

Begitu para UMKM aktif berjualan memanfaatkan platform digital, peningkatan kualitas diwajibkan agar pelanggan tetap puas membeli produk pelaku UMKM. Pastikan peningkatan kualitas produk mencakup semua aspek. Mulai dari kebersihan hingga pengemasan produk.

Selain itu pelayanan pun juga perlu ditingkatkan. Salah satu upaya peningkatan pelayanan adalah membuat pelayanan secepat mungkin, agar barang bisa segera sampai ke pelanggan. Ketika layanan pesan-antar datang ke outlet, mereka tidak perlu menunggu lama, sehingga mereka bisa mengantarkan pesanan ke pemesan dengan cepat. (aldi)

Perkembangan Virus Corona


Most Popular