Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaHeadlineDuuhh! BOR Isolasi Pasien Covid di DKI Sudah Terisi 93% - ICU...

Duuhh! BOR Isolasi Pasien Covid di DKI Sudah Terisi 93% – ICU 94%

Satusuaraexpress.co – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memaparkan data keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit Jakarta. Keterisian tempat tidur isolasi saat ini mencapai 93 persen, sementara keterisian ruang ICU 94 persen.

“Kemudian juga okupansinya sudah mencapai 93 persen, ICU 94 persen,” kata Riza kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).
Riza melaporkan saat ini ada 140 rumah sakit di Jakarta yang merawat pasien COVID-19 dengan total 144 ribu tenaga kesehatan (nakes). Namun pihaknya masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan (nakes) untuk menangani lonjakan kasus Corona di Ibu Kota.

“Yang masih kita hadapi sampai hari ini adalah jumlah tenaga kesehatan yang masih terus dibutuhkan. Tidak mudah mencari nakes yang memiliki kompetensi, harus punya keahlian tertentu,” jelasnya.

Politikus Gerindra itu juga menyoroti penambahan kasus Corona di Jakarta yang kini tembus angka 10 ribu. Dia pun menjelaskan penambahan kasus diiringi dengan tingkat pengetesan yang tinggi.

“Jadi salah satu yang menyebabkan tinggi di antaranya karena testing di Jakarta sangat tinggi sehingga kita dengan cepat mengetahui titik-titik penyebaran COVID di seluruh wilayah DKI Jakarta. Kemudian kita lakukan contact tracing, dan akhirnya treatment,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Kasus Corona di Jakarta belum juga mereda. Kasus aktif COVID-19 di Ibu Kota kini mendekati angka 100 ribu. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berulang kali mewanti-wanti mengenai lonjakan kasus aktif Corona. Dan, per kemarin, kasus aktif Corona mendekati 100 ribu kasus.

“Kasus Jakarta angka persisnya 91.163 orang kasus aktif di Jakarta. Ini meningkat dari angka 88 ribu yang hari kemarin,” kata Anies dalam konferensi virtual, Senin (5/7/2021).

Anies menuturkan 40 persen dari total kasus aktif membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Anies sudah memprediksi kasus aktif di Jakarta bisa mencapai 100 ribu kasus pada periode Juli ini. Anies menyebut besar kemungkinan kasus aktif di DKI mencapai 100 ribu dalam beberapa hari ke depan.

“Besar kemungkinan ini mencapai 100 ribu dalam hitungan hari ke depan. Artinya, seluruh komponen harus turun tangan. Seluruh komponen turun tangan,” ujar Anies. (*)

Perkembangan Virus Corona


Most Popular