Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaOlahragaTimnas Indonesia Tak Berdaya Menghadapi Vietnam

Timnas Indonesia Tak Berdaya Menghadapi Vietnam

Satusuaraexpress.co  – Timnas Indonesia benar-benar dibuat tak berdaya saat berjibaku melawan Vietnam pada matchday ketujuh Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Al Maktoum Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Senin (7/6/2021) malam WIB. Skuat Garuda tak berkutik dibantai Vietnam 0-4.

Timnas Indonesia gagal mengulang penampilan apik saat bermain imbang 2-2 kontra Thailand pada laga sebelumnya. Kali ini, tim besutan Shin Tae-yong benar-benar kalah kelas dari Vietnam.

Vietnam mengontrol penuh jalannya pertandingan. Vietnam unggul penguasaan bola hingga 72 persen. Bahkan, Indonesia tidak mencatat satu pun tendangan maupun tendangan mengarah ke gawang.

Vietnam menunjukkan dominasinya dengan membukukan delapan tendangan. Ada juga tiga tendangan yang mengarah ke gawang.

Timnas Indonesia yang mengenakan kostum tandangnya, turun dengan skema permainan sedikit berbeda dari laga sebelumnya kontra Thailand. Dengan sedikit banyak menumpuk pemain di belakang, Rachmat Irianto menambah kekuatan pertahanan sejak menit pertama.

Kemudian ada dua pemain sayap lincah yang diturunkan sejak menit pertama, Yakob Sayuri dan Osvaldo Haay. Keduanya menggantikan Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri yang diragukan kebugarannya.

Vietnam langsung memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia, melalui kedua sayap di kanan dan kirinya. Satu peluang dari Vietnam digagalkan okeh kiper Nadeo di menit kelima. Pratama Arhan harus berjibaku menghentikan aliran bola sayap Vietnam yang cukup cepat.

Timnas Indonesia tak kalah berani memberikan tekanan melalui serangan balik, lewat pergerakan Yakob Sayuri di kanan dan Osvaldo Haay di kiri. Laga cukup sengit dan keras, membuat Arif Satria ikut diganjar kartu kuning.

Begitu juga untuk pemain Vietnam, Nguyen Qoang Hai, mendapat kartu kuning karena tekel keras ke Yakob Sayuri. Tensi laga semakin tinggi saat terjadi keributan antara pemain di tengah lapangan yang diawaki tekel keras Pratama Arhan.

Nadeo Argawinata melakukan penyelamatan gemilang, saat menepis tendangan keras Phan Van Duc dan menyebabkan sepak pojok untuk Vietnam. Lini belakang Timnas Indonesia terus mendapat gempuran bertubi-tubi dari Vietnam. Hingga tak ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama.

Setelah turun minum, Shin Tae-yong melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Witan Sulaiman dan Egy Maulana Vikri masuk menggantikan Yakob Sayuri dan dan Osvaldo Haay.

Gawang Nadeo Argawinata sempat dikejutkan dengan tendangan spekulasi Vietnam, Luong Xuang Truong, namun mengenai mistar gawang. Vietnam akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-50. Penyerang, Nguyen Tien Linh menaklukkan gawang Nadeo Argawinata.

Gol tersebut sempat diprotes oleh para pemain Indonesia, karena menganggap Nguyen Tien Linh lebih dulu melakukan handball sebelum mencetak gol. Tapi wasit tak bergeming dan menghadiahi kartu kuning untuk Nadeo.

Mental para pemain Timnas Indonesia seakan runtuh lewat gol pertama Vietnam. Keunggulan Vietnam bertambah di menit ke-61. Tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti Nguyen Quang Hai tak mampu diantisipasi oleh kiper Nadeo.

Vietnam semakin di atas angin dan lebih percaya diri dengan keunggulan dua gol. Lima menit berselang, gawang Indonesia kembali koyak untuk ketiga kalinya. Pemain yang baru masuk, Nguyen Cong Phuong, dengan mudah mencetak gol saat berdiri bebas menyambut menyambut kemelut hasil sepak pojok.

Shin tae-yong melakukan pergantian pemain Saddam Emiruddin dan M. Rafli dimasukkan untuk menambah daya serangan. Satu peluang emas dari Egy Maulana Vikri, sayang tendangan kaki kirinya hanya menghantam mistar gawang.

Gelandang Vietnam, Vu Vanh Than ikut menggenapi keunggulan 4-0 pada menit ke-74. Sebuah tendangan melengkung kaki kiri, bersarang mulus di pojok kanan gawang Nadeo Argawinata. Lini belakang Timnas Indonesia menjadi bulan-bulanan Vietnam pada paruh kedua.

Tidak ada tambahan gol lagi di waktu tersisa, Vietnam mampu mempertahankan keunggulan empat gol tanpa balas dari Indonesia. Posisi Indonesia semakin terbenam di dasar klasemen dengan nilai satu. Sementara Vietnam kokoh memuncaki klasemen grup G dengan nilai 14.

  • Indonesia (5-3-2): Nadeo Argawinata (kiper); Pratama Arhan, Arif Satria, Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto (belakang); Syahrian Abimanyu, Evan Dimas, Osvaldo Haay (tengah); Yakob Sayuri, Kushedya Hari Yudo (depan)
  • Pelatih: Shin Tae-yong
  • Vietnam (4-3-3): Bui Than Truong (kiper); Do Duy Manh, Que Ngoc Hai, Bui Dung, Vu Van Thanh (belakang); Nguyen Phong Hong Duy, Nguyen Tuanh Anh, Phan Van Duc (tengah); Nguyen Tien Linh, Nguyen Van Toan, Nguyen Quang Hai (depan)
  • Pelatih: Park Hang-seo

Perkembangan Virus Corona


Most Popular