Kapolda Metro Jaya Ancam Warga yang Berkerumun di Zona Oranye Wilayah DKI

IMG 20210619 WA0044

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Sebuah ancaman pembubaran dilontarkan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran terhadap warga yang masih berkerumun di wilayah zona oranye COVID-19 di DKI Jakarta.

“Caranya bagaimana bersama RT, RW, kita jaga. Kita dengan mobil keliling, kita memberikan imbauan supaya di rumah saja, kalau ada yang berkumpul kita bubarkan,” kata Fadil di Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (20/6).

Fadil menyatakan sudah memerintahkan jajaran kapolsek membatasi kegiatan masyarakat di zona oranye COVID-19. Jenderal bintang dua itu tak ingin para kapolsek menunggu wilayahnya menjadi zona merah COVID-19 terlebih dahulu.

“Misal dia zona oranye, saya sudah perintahkan semua kapolsek, jangan tunggu zona merah baru melakukan penjagaan dan pengetatan. Mulai dari kemarin, zona oranye itu sudah dilakukan intervensi untuk lakukan pembatasan kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Fadil telah meminta pengelola kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara menerapkan skema buka-tutup selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Ia pun meminta jajarannya untuk melakukan patroli di sejumlah titik rawan kerumunan di wilayah Jakarta Utara lainnya.

“Misalnya Ancol. Kapasitas 120 ribu, tapi yang hadir hanya 7.000, itu pun saya perintahkan untuk tutup-buka dan kemudian melaksanakan patroli di titik rawan kerumunan,” ujarnya.

Pertambahan kasus COVID-19 di DKI Jakarta kembali pecah rekor, Minggu (20/6). Data Satgas COVID-19 mencatat penambahan di DKI Jakarta sebanyak 5.582 kasus baru.

Angka penambahan ini membuat DKI Jakarta mencatatkan rekor kasus baru selama empat hari beruntun. Berdasarkan data, pada Kamis (17/6) tercatat penambahan sebanyak 4.144 kasus, Jumat (18/6) bertambah 4.737, dan Sabtu (20/6) bertambah 4.895.

Akumulasi kasus COVID-19 di Jakarta menjadi 474.029 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 435.904 orang dinyatakan telah sembuh dan 7.768 orang lainnya meninggal dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *