Bos Grab Turun Tangan Jadi Pengantar Makanan

images 4 1

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Grab merupakan platform layanan on demand yang bermarkas di Singapura. Berawal dari layanan transportasi, perusahaan tersebut kini telah mempunyai layanan lain seperti pengantaran makanan dan pembayaran yang bisa diakses lewat aplikasi mobile.

Tapi siapa sangka, bos startup yang masuk kategori decacorn ini kerap turun tangan langsung menjadi pengantar makanan ?

Ia adalah Anthony Tan, CEO Grab yang juga Co-Founder. Rupanya tiap bulan ia kerap turun langsung jadi pengantar makanan di GrabFood.

Diungkapkannya melalui akun LinkedIn, Tan bercerita kalau sebelumnya ia jadi petugas GrabFood yang dilakukannya dengan berjalan kaki. Tapi pada 19 Juni 2021, ia melakukannya menggunakan sepeda.

Hanya saja, ketika mengirim makanan pakai sepeda, Tan rupanya tak melakukannya dengan baik, karena lupa melepaskan kursi bayi dari sepeda sehingga tak cukup ruang bagi tas besar untuk menyimpan makanan.

Hal itu membuat dirinya terpaksa membawa tas makanan yang besar di punggung sepanjang perjalanan. Ketika datang untuk mengambil pesanan, dia mengatakan prosesnya lancar karena menemukan pedagang dengan cepat, dan setiap pesanan dikemas dengan benar.

IMG 20210622 WA0019

Tan menambahkan bahwa dia hanya perlu menunggu rata-rata lebih dari tiga menit untuk setiap pesanan meskipun jam makan siang sibuk. Saat berkeliling, Tan mengalami sedikit kesulitan karena tidak tahu di mana harus memarkir sepedanya. Hujan juga turun saat dia berkeliling.

“Sedikit sulit. Tidak tahu di mana harus memarkir sepeda saya dan hujan turun,” katanya, seperti disampaikan Mothership.

Terakhir, Tan bercerita kalau dirinya melakukan total empat pengiriman dalam satu setengah hingga dua jam. Ini sedikit di bawah rata-rata lima pengiriman yang bisa dilakukan pengendara berpengalaman dalam waktu yang sama.

Saat jadi kurir makanan tersebut, rupanya Tan mendapat bimbingan dari Lim. Lim adalah kurir makanan Grab yang cukup andal.

“Dia adalah ayah dari seorang anak berusia 14 tahun, dan dia bekerja setiap hari, menyelesaikan 20-30 pesanan, untuk menghidupi keluarganya Seperti Tuan Lim, jutaan mitra kami melakukan yang terbaik setiap hari untuk orang yang mereka cintai,” tutur Tan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *