Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaJabodetabekDKI Jakarta23 RT Zona Orange dan 3 RT Berstatus Zona Merah di DKI

23 RT Zona Orange dan 3 RT Berstatus Zona Merah di DKI

Satusuaraexpress.co – Pemprov DKI Jakarta kembali memperbarui data zona pengendalian COVID-19 di tingkat rukun tetangga (RT) se-Ibu Kota. Pemprov melaporkan sebanyak 3 RT yang berstatus zona merah COVID-19.

“Ada 3 RT zona merah dan 23 RT zona orange yang dilakukan tracing masif,” ucap Pemprov DKI Jakarta dalam keterangan tertulis , Kamis (10/6/2021).

RT tersebut tersebar di tiga wilayah kota serta memiliki kasus positif COVID-19 melebihi 5 rumah. Lokasinya di RT 03 RW 03 Kelurahan Cilangkap di Jakarta Timur, RT 2 RW 13 Kelurahan Cengkareng Timur di Jakarta Barat dan RT 1 RW 4 Kelurahan Semper Barat di Jakarta Utara.

“Distribusi RT PPKM tersebut yang terjadi klaster penularan di komunitas, antara lain di wilayah Cipayung, Cengkareng, Cilincing, Ciracas, Pasar Minggu, Kemayoran, dan Pulogadung,” jelasnya.

Dilihat di website corona.go.id, Kamis (10/6/2021), data RT zona merah Corona ini merujuk pada data periode 7 Juni 2021. Kasus aktif terbanyak masih terdapat di Klaster Silaturahmi, Cilangkap. Berikut ini 3 RT yang masuk zona merah:

1. RT 3 RW 3 Cilangkap

Jumlah kasus aktif Corona di RT ini sebanyak 28 orang dengan total 16 rumah.

2. RT 2 RW 13 Cengkareng Timur
Jumlah kasus aktif Corona di RT ini sebanyak 6 orang dengan total 6 rumah.

3. RT 1 RW 4 Semper Barat
Jumlah kasus aktif Corona di RT ini sebanyak 15 orang dengan total 6 rumah.

Selain itu, Pemprov DKI mempublikasikan jumlah RT berstatus zona kuning dan oranye. Berikut ini rinciannya:

Jakarta Pusat 256 RT
Jakarta Timur 556 RT
Jakarta Barat 647 RT
Jakarta Selatan 450 RT
Jakarta Utara 422 RT
Kepulauan Seribu 3 RT

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta mengungkap kasus aktif yang berasal dari klaster mudik di Jakarta sebanyak 2.008 orang. Kasus aktif berasal dari 988 keluarga yang dilakukan penelusuran kontak sejak 21 Mei 2021.

“Dari identifikasi klaster mudik sejak 21 Mei hingga 10 Juni 2021, terdapat 2.008 kasus positif dari 988 keluarga,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam rilis tertulis, Kamis (10/6/2021).

Dwi juga mengaku terjadi peningkatan kasus aktif COVID-19 di Ibu Kota usai libur Lebaran. Dia meminta warga kembali memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Perkembangan Virus Corona