Balita di Tangerang Kejang-Kejang Usai Diberi Obat Kadaluarsa Oleh Puskesmas

IMG 20210514 WA0030

Tangerang, Satusuaraexpress.co – Seorang balita berusia kurang lebih 1 tahun 2 bulan kejang-kejang usai diberi obat Paracetamol yang diduga telah kedaluarsa.

Obat Paracetamol tersebut didapatkan oleh Lili Nurinda Sari, ibu sang bayi dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Akibatnya, balita tersebut harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Mulya, Kota Tangerang.

Lili Nurinda menceritakan, pada Kamis (13/5/2021) kemarin bayi perempuannya itu mengalami demam dan dibawa ke Puskesmas Petir. Usai diperiksa, diberikan obat penurun panas yang diduga kedaluarsa.

“Dikasih obat minum sama sirup. Saya namanya panik ya langsung ikutin yang dikasih tahu dokter untuk meminumkan obatnya jam 11 malam,” ungkap Lili, Jumat (14/5/2021).

Kata Lili, tidak berselang lama setelah diberikan Paracetamol tersebut, sang anak malah mengalami kejang.

“Abis dikasih obat anak saya kejang malah sampai keluar busa di mulut. Kami panik,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Lili, dirinya bersama dengan sang suami membawa bayinya ke RS Mulya untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.

“Di (Rumah Sakit) Mulya sekarang dirawat. Terus saya cek obat yang dikasih puskesmas daluarsanya bulan Mei 2021,” katanya.

Atas kejadian ini Lili berharap mendapat penjelasan dari pihak Puskesmas, terlebih lagi saat ini kondisi anaknya masih terkulai lemah.

“Kami cuma mau dapat penjelasan kenapa obat sudah jatuh bulan daluarsanya diberikan ke pasien, saya kecewa,” keluhnya.

Sementara itu saat di konfirmasi Kepala Puskesmas Petir, dr Pudi enggan berkomentar banyak ihwal obat tersebut.

“Masih di bulan 5 (Mei). Saran kalau bisa diganti yang expired masih jauh,” jawabnya singkat. (ek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *