KPK Cekal Tersangka Kasus Lahan DP 0 persen Ke Luar Negeri

periksa enam saksi kpk dalami pembelian tanah untuk program rumah dp nol rupiah

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencekal terhadap sejumlah pejabat BUMD DKI Sarana Jaya yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus DP rumah 0 persen di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur.

Surat pencekalan terhadap sejumlah pejabat BUMD DKI Sarana Jaya itu sudah dikirim ke Direktorat Jendral Imigrasi, Kementrian Hukum dan HAM.

“Dalam rangka percepatan penyelesaian penyidikan, saat ini KPK telah mengajukan permohonan larangan bepergian ke luar negeri,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, lewat keterangan tertulis, Rabu,(24/3/2021).

Ali mengatakan, pencegahan dilakukan selama 6 bulan terhitung sejak 26 Februari 2021. Ali menyebut pencegahan tersebut dilakukan untuk kelancaran proses penyidikan. Sehingga apabila dibutuhkan pemeriksaan, para tersangka tetap berada di wilayah Indonesia.

Meski demikian, Ali tidak menjelaskan siapa saja para tersangka yang dicegah. Bahkan, KPK memang belum mengumumkan siapa saja tersangka dalam perkara ini. “Pada waktunya nanti akan kami sampaikan,” katanya

KPK menyidik kasus korupsi pembelian tanah di beberapa lokasi, untuk Program DP Rp 0 Pemerintah DKI oleh BUMD DKI Jakarta. Dari sembilan obyek pembelian tanah yang diduga digelembungkan, salah satunya adalah pembelian tanah seluas 41.921 m2 di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada 2019.

Empat tersangka korupsi itu adalah Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan, serta dua pengusaha Anja Runtuwene, dan Tommy Adrian. Tersangka korporatnya PT Adonara Propertindo yang menjual tanah.

Indikasi kerugian negara yang dilakukan Perumda Pembangunan Sarana Jaya dalam kasus lahan DKI ini diduga sebesar Rp 100 miliar, terjadi karena ada selisih harga tanah Rp 5, 2 juta per m2 dengan total pembelian Rp 217, 90 miliar. (mn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *