Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaRagamKesehatanPernah Terkena Covid, Wakapolda Metro Jaya Lakukan Donor Plasma Konvalesen

Pernah Terkena Covid, Wakapolda Metro Jaya Lakukan Donor Plasma Konvalesen

berikan donor plasma konvalesen untuk para pasien yang terpapar Covid-19

Satusuaraexpress.co – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo memberikan donor plasma konvalesen untuk para pasien yang terpapar Covid-19 di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta, Selasa (9/2).
Donor plasma konvalesen ini bisa dilakukan oleh penyintas atau mereka yang pernah dinyatakan terinfeksi virus corona (Covid-19) lalu sembuh.

Dikutip dari cnn indonesia, Sebelum melakukan donor, Hendro lebih dulu melakukan pemeriksaan tekanan darah. Hasilnya, Hendro dinyatakan bisa untuk melakukan donor plasma konvalesen.

“Sama seperti anggota (polisi) lainnya yang terpapar Covid-19 dan sembuh, saya lakukan ini (donor plasma konvalesen) untuk sama-sama membantu meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19,” kata Hendro dalam keterangannya, Selasa (9/2).

Hendro menuturkan proses donor plasma konvalesen tidak sakit. Bahkan, menurut Hendro, donor ini aman dan baik untuk kesehatan.

Atas dasar ini, Hendro pun mengajak kepada anggota polisi lain, khususnya Polda Metro Jaya yang pernah terpapar Covid-19 untuk melakukan donor plasma konvalesen.

Selain anggota polisi, Hendro juga mengajak masyarakat luas yang menjadi penyintas untuk turut serta mendonorkan plasma darahnya.

“Harapan kita donor plasma konvalesen ini bisa terus tingkatkan angka kesembuhan (pasien Covid-19) dan menekan angka kematian. Sehingga kita bisa normal kembali,” tutur Hendro.

Senada, Ketua PMI Rustam Effendi juga mengajak masyarakat untuk mau ikut serta melakukan donor plasma konvalesen. Sebab, kebtuhan plasma konvalesen saat ini sangat besar.

“Hal ini sangat penting karena kebutuhan plasma konvalesen sangat besar sekali, di tengah pasien Covid-19 yang terus bertambah. PMI sangat memerlukan donor plasma konvalesen dalam jumlah besar demi kesembuhan pasien Covid-19,” ujarnya. (red)

Perkembangan Virus Corona


Most Popular