Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaHukum dan KriminalDianggap Mata-mata, Satu Keluarga Diacam Puluhan Tukang Parkir

Dianggap Mata-mata, Satu Keluarga Diacam Puluhan Tukang Parkir

Kota Tangerang, Satusuaraexpress.co – Aparat kepolisian hendak menyelidiki peristiwa dugaan pengancaman yang dilakukan oleh 20 tukang parkir di Jalan HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu (13/2/2021) malam.

Peristiwa itu menimpa Zainal Abidin dan keluarganya usai dirinya memfoto lokasi di dekat sebuah cafe untuk mengabarkan ke temannya.

“Nanti anggota yang nge-check ke sana (TKP),” ungkap Kapolsek Ciledug ke awak media, Minggu (14/2/2021) malam.

Kendati demikian, Wisnu mengaku pihaknya masih belum mengetahui kronologi dari peristiwa tersebut.

Ia juga masih belum mengetahui latar belakang aksi yang dilakukan oleh 20 tukang parkir itu.

Sebab, Zainal selaku korban masih belum melaporkan kejadian yang menimpanya ke aparat kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, para tukang parkir itu curiga Zainal hendak membuat laporan ke pemerintah setempat. Sebab, Zainal sempat mengabadikan foto kafe yang sedang dijaga oleh tukang parkir tersebut

Pasalnya, kafe yang mereka jaga diduga melanggar jam operasional sesuai aturan PPKM Mikro.

“Ceritanya, saya itu mau ke rumah teman di sekitar sana. Nah, saya kebetulan mengambil foto kafe itu. Maksudnya, ya untuk ngabarin ke teman saya, kalau saya sudah dekat,” ucap Zainal Minggu sore.

Usai Zaenal mengambil foto tersebut, tukang parkir di sekitarnya malah menghampiri Zaenal dan memukul jendela mobilnya berkali-kali padahal di dalam mobil adan anak dan istrinya.

“Ada sekitar 20 tukang parkir dateng. Karena saya bawa anak sama istri, ya saya langsung kabur gitu aja,” ungkap dia.

Sempat berusaha menyelamatkan diri, Zaenal terpaksa berhenti karena lampu lalu lintas menunjukkan warna merah. Seluruh tukang parkir itu mengejar Zaenal dan kembali memukul mobilnya beberapa kali.

“Mereka memaksa saya menghapus foto itu. Kunci mobil juga mereka ambil. Anak sama istri saya nangis di dalam mobil,” ungkap dia.

Tak lama kemudian, beberapa pengendara ojek online melerai pertikaian itu. Lantas, kunci mobil milik Zaenal dikembalikan, dan 20 tukang parkir itu kembali.

Sementara mobil Zainal mengalami kerusakan cukup parah akibat pertikaian tersebut.

“Bumper depan rusak, body mobil penyok, salah satu kaca spion pecah,” kata Zaenal. (*)

Perkembangan Virus Corona


Most Popular

Recent Comments