Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaInfotainmentDeddy Corbuzier Kasih Angpao KPI Berupa Kritikan Pedas!

Deddy Corbuzier Kasih Angpao KPI Berupa Kritikan Pedas!

Satusuaraexpress.co – Presenter Podcast Deddy Corbuzier menilai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tak adil dalam membuat kebijakan bagi penyiaran di Indonesia dalam hal menjalankan protokol kesehata Covid-19.

Menurut Deddy kebijakan tersebut dianggap tidak menyeluruh. Pasalnya, KPI hanya menekankan untuk menggunakan masker kepada siaran talk show saja. Namun tidak berlaku kepada para pemain sinetron.

“Kan gue punya talk show ya bro KPI. Duduknya jaraknya jauh-jauhan, tidak berdiri, tidak salam-salaman, sudah melewati protokol kesehatan, PCR, terus harus pakai masker. Sinetron boleh tidak pakai masker, mantap,” sindir Deddy Corbuzier, dalam unggahan video di akun Instagramnya, Jumat, (12/2/2021).

Deddy Corbuzier mempertanyakan kebijakan aturan tersebut kepada KPI.

Sebab menurutnya, kegiatan syuting sinetron justru terdapat kontak fisik seperti salaman dan pelukan.

“Apakah tidak menghambat kinerja Satgas Covid? Atau gimana? Atau ada hal spesial? Gue pengin tahu,” imbuh Deddy Corbuzier.

Berdasarkan pnelusuran Satusuaraexpress.co, unggahan tersebut direspon sejumlah artis yang juga sebagai penyiar televisi.

Respons yang disampaikan para artis tersebut, banyak yang setuju dengan pernyataan Deddy Corbuzier. Mereka merasa terwakili dengan pernyataan tersebut.

@andreastaulany: apalagi kalo ngelawak make masker .. susah bro .. kaga ada yang ketawa …

@gusmiftah: Kamu tuh salah bro @mastercorbuzier, salah kalo nggak segera ngomong gini..

@dr.tirta: Dari 2-3 minggu lalu udah menyarankan agar @kpipusat diskusi dengan satgas covid dan perwakilan beberapa temen2 reality show yang live trutama mengenai sinetron. Sampe detik ini belum ada update baru. kayanya ide bagus kalo @kpipusat hadir sekalian di podcast, mengenai aturan.

@ivan_gunawan: setau aku di sinetron malah terjadi cluster ….

@bobonsantoso: Anjirrr “Angpao” dari Om Deddy buat KPI adalah kritik dan saran

Perkembangan Virus Corona


Most Popular

Recent Comments