Truk Tanah Langgar Jam Oprasional, Kasiop Perhubungan: Jam Keluar Angkutan Proyek Harus Malam Hari

IMG 20210128 WA0007

Satusuaraexpress.co – Keluhan warga terkait kendaraan truk pengangkut tanah yang melintas dijalan Semanan Raya, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Wildan Anwar akhirnya angkat bicara.

Dia mengatakan, Dishub Jakarta Barat, menindak lima truk tanah terkait pelanggaran pangkalan atau parkir dibadan jalan, sebelum waktu jam angkutan malam. Dijelaskan Wildan, truk tanah itu ditindak karena di undang undang lalu lintas itu wajib mengikuti jam angkutan malam.

“Jadi jam 22.00 sampai jam 05 pagi, tujuannya untuk memisahkan konflik lalu lintas. Kalau siang kan banyak aktivitas warga, seperti pergi dan pulang kantor. Contohnya angkutan konstruksi atau proyek harus malam hari.,” ujarnya, Kamis (28/1/2021).

Wildan menambahkan, truk pengangkut tanah itu dilakukan penindakan terutama ada aduan masyarakat dari aplikasi Citizen Relations Management (CRM), yang kemudian dilakukan tindakan serta ditahan di Rawa Buaya.

“Kita menindak lima truk tanah itu dan ditahan diterminal Rawa Buaya. Mereka hanya diberikan sangsi teguran lantaran beroperasi sebelum jam angkutan malam. Dan kita menegur keras supaya mereka tidak mengulangi lagi memangkalkan kendaraannya sebelum jam operasi angkutan itu, “katanya.

Wildan mengaku untuk saat ini pihaknya baru memberikan sangsi teguran terhadap truk tanah tersebut.

“Ya, kalau begitu lagi, kita berikan teguran berupa tindakan tegas,” tutupnya.MAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *