Rekening FPI Dibekukan Pemerintah, Kuasa Hukum HRS: Puluhan Juta Rupiah Digarong

20191112204927 IMG 0517
2 anak kecil mengenakan seragam Laskar FPI saat menunggu kepulangan HRS (Foto: Ghugus Santri)

Satusuaraexpress.co – Pemerintah tidak hanya membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI), bahkan aset hingga rekening milik FPI juga dibekukan.

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab mengatakan saldo rekening yang dibekukan mencapai puluhan juta rupiah juga ikut ludes.

“Satu rekening, di dalamnya sisa beberapa puluh juta rupiah digarong,” kata Aziz saat dikonfirmasi, Senin (4/1).

Namun Aziz tidak mau menuduh pihak mana yang telah menggarong uang di rekening FPI. Namun ia menyayangkan, karena uang puluhan juta itu milik umat

“Saya tidak tahu sama siapa, tetapi itu uang umat puluhan juta juga digarong, luar biasa gesit kalau soal duit,” terang Aziz.

Diketahui, ormas FPI yang berdiri sejak 1998 dibubarkan pemerintah pada 30 Desember 2020 lalu.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD resmi melarang semua aktivitas FPI.

Pemerintah menyatakan FPI saat ini tidak memiliki legal standing sebagai ormas. Mahfud Md meminta seluruh aparat keamanan melarang setiap kegiatan yang mengatasnamakan FPI.

“Dengan larangan dan tidak ada legal standing kepada aparat pusat dan daerah, kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI, tidak ada dan harus ditolak,” ujar Mahfud dalam konferensi pers di kantornya, Rabu, 30 Desember 2020.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *